Apakah Anda Tau Arti Mindset Sebenarnya? Penjelasan Lengkap Mindset

Seberapa sering anda mendengar seseorang mengatakan kata Mindset? sering bukan? Mungkin anda sendiri juga sering menyebut mindset. Namun berapa banyak orang yang mengerti arti mindset yang sesungguhnya?

Banyak orang yang bilang bahwa arti Mindset itu adalah Pola Pikir. Memang benar arti dari mindset adalah pola pikir,

namun tidak sesimpel itu. Ketika seseorang berkata rubah mindset-mu atau Mindset-nya salah atau lain sebagainya. Kita tidak bisa sertà merta merubahnya kan.

Ada banyak hal di dalam kata mindset sehingga merubah pola pikir tidak semudah merubah pola makan. hehe

Oleh karena itu mari kita bahas apa arti mindset sesungguhnya dan bagaimana memanfaatkan mindset itu sendiri.

Apa Sih Arti Mindset Itu?

Mindset adalah pola pikir atau kebiasaan cara berpikir dalam suatu bidang. Yang mana pola pikir ini di bentuk dari beberapa belief (kepercayaan di dalam pikiran kita).

Contoh simpelnya seperti berikut jika a + b sama dengan c, jika saya tidak sarapan maka kerja saya tidak optimal,  saya pasti sakit flu dua hari setiap bulan dan lain sebagainya.

Karena mindset ini adanya di dalam pikiran kita, bukan berarti kita bisa merubah pola pikir kita semudah itu. Kenapa? karena pola pikir tersebut layaknya software dalam PC kita. Kita tidak bisa menghapus begitu saja software dalam komputer kita bukan? ada cara tersendiri untuk uninstall.

Mindset-mindset ini telah tertanam sangat dalam kedalam pikiran kita. Melalui beberapa cara yang seringnya tidak pernah kita sadari.

Bagaimana Mindset Terbentuk?

Setelah kita mengetahui bahwa mindset adalah kumpulan dari belief kita, sekarang pertanyaannya apa sih bedanya mindset dan belief?

Memang keduanya sangat mirip. Namun dari pengertiannya sendiri kita sudah mengetahui, bahwa belief itu lebih spesifik/ khusus, berupa potongan-potongan dari mindset itu sendiri.

Misalnya mindset “kalau saya tidak sarapan maka kerja saya tidak optimal.”

maka kita bisa amati pikiran kita sendiri, apa saja belief yang membentuk mindset tersebut, misalnya seperti ini :

“kalau saya tidak sarapan pasti pukul 8 saya sudah merasa lapar.”

“rasa lapar bisa membuat kita tidak fokus.”

“kerja yang optimal hanya bisa dicapai kalau kita fokus.”

 

Oke semua hal diatas kelihatannya masuk akal bukan? ya pasti! karena itulah namanya belief, kalaupun ada yang tidak masuk akal maka oleh pikiran kita akan di paksakan masuk akal.

Kenapa bisa begitu? karena namanya belief itu sendiri adalah hal-hal yang kita percayai masuk akal bagi pikiran kita atau hal-hal yang pasti oleh pikiran kita.

Emang ada orang yang tidak fokus tapi kerjanya maksimal ? ya adalah, ada orang yang beliefnya kalau dia dipaksa fokus malah jadi stress dan tidak maksimal kerjanya.. see!

Jadi apapun yang masuk akal bagi pikiran kita, itulah belief kita! Click To Tweet

 

Nah, ada pertanyaan lagi. Ada contoh mindset di awal tadi yang pasti gak masuk akal juga bagi kita.

“saya pasti sakit flu dua hari setiap bulan.”

Kenapa? ya karena yang seperti saya bilang tadi, yang masuk akal bagi pikiran kita. Enggak harus yang masuk akal bagi kita!

Apa bedanya? nah, pikiran kita itu ada dua kesadaran, pikiran sadar (concious mind) dan pikiran bawah sadar (unconcious mind). Apa yang tidak kita anggap masuk akal, bisa jadi dianggap masuk akal olah pikiran bawah sadar kita.

Baca tentang pikiran bawah sadar di artikel lain, link di bawah.

Apa itu pikiran bawah sadar

Dan satu hal yang pasti, semua mindset kita itu mengendap dan bersembunyi di alam bawah sadar kita.

Lantas bagaimana sih sebenarnya mindset terbentuk? Ada beberapa cara bagaimana sebuah mindset terbentuk, yaitu :

1. Repitisi (pengulangan)

Sesuatu hal yang terjjadi berulang-ulang akan menjadi sebuah mindset kita. Apa yang di jejalkan kepada kita berulang-ulang akan menjadi kebenaran mutlak kita.

“Makan apa saja, minumnya ….. “ anda pasti tahu jawabannya bukan?

Sekarang anda tahu alasan kenapa iklan harus di tayangkan berulang-ulang. walaupun kita tidak suka terhadap materi suatu iklan, namun jika kita berulang-ulang melihatnya. Pasti iklan tersebut masuk kedalam pikiran kita.

Masih banyak contohnya, anda pasti paham.

2. Diberikan Dari Orang Yang Kita Panuti/Kagumi/Percayai.

“jangan duduk di depan pintu, nanti susah dapet jodoh” Pikiran sadar kita tahu bahwa tidak ada korelasi antara duduk di depan pintu dengan jodoh, apalagi kita masih kecil bukan?

Namun karena hal itu dikatakan olah orang tua kita, yang notabenenya adalah panutan kita di waktu kecil. Kita menerimanya sebagai kebenaran. Dan hal ini bisa berjalan turun-temurun.

Yang padahal si pencetus kalimat itu hanya ingin menakuti anaknya agar tidak menghalangi orang jalan. Karena kalau di perintah secara langsung bakal susah masuknya! pintar bukan nenek moyang kita.

Nah, ini bisa terjadi kepada kita saat ini, jika kita di beri nasihat atau ungkapan oleh orang yang kita hormati, kagumi dan percayai. Semakin kita kagum dan percaya ke orang tersebut semakin kuat juga kata-katanya tertanam sebagai mindset kita.

Misal, artis yang kita kagumi, tokoh agama yang sangat kita percayai, trainer yang membuat kita sangat termotivasi dan lain sebagainya.

3. Pengalaman Yang Melibatkan Emosional Tinggi

“Setiap tempat yang gelap dan sepi pasti berhantu.” Walaupun kita tidak mengungkapkannya tetapi banyak diantara kita yang memiliki mindset ini. Bahkan hampir semua orang.

Hal ini terbentuk karena sering sekali kita di berikan emosional rasa takut dari tempat gelap dan sepi. Misalnya di film-film horor, selalu di tempat gelap dan tenang muncullah sosok yang menakutkan. Ataupun kita pernah mengalaminya sendiri, ada kejadian pengalaman yang menakutkan misalnya.

Akhirnya hal ini terinstall hampir ke semua orang. Sehingga ketika kita melalui tempat seperti itu tiba-tiba muncul perasaan takut tanpa sebab, bahkan terkadang sampai membuat kita berimajinasi atau berhalusinasi.

4. Hipnosis

Anda pasti sudah tahu, jadi penyebab yang satu ini lebih kepada suatu sistem yang manusia buat sendiri yang bisa kita gunakan untuk menanamkan suatu mindset secara sengaja. Baca penjelasan lebih lengkap tentang hipnosis pada link di berikut.

Pengertian Hipnosis Lengkap

Nah, setelah tahu bagaimana sih mindset bisa terbentuk, sekarang pertanyaannya bagaimana kita bisa merubah atau menghapus mindset yang merugikan diri kita? ataupun menambahkan mindset-mindset yang bermanfaat untuk kita dan tujuan kita?

Cara Merubah Mindset – Menginstall Mindset

Kita telah tahu banyaknya cara terbentuknya suatu mindset, nah dari pengetahuan tersebut kita bisa memanfaatkannya untuk mengedit mindset kita ataupun menambah dan menghabusnya. Caranya? yang dari cara terbentuknya suatu mindset itu.

Kita bentuk mindset yang bermanfaat bagi kita dengan sengaja. Berikut beberapa cara yang bisa anda pakai:

Afirmasi

Yaitu sebuah cara membentuk mindset dengan mengulang-ulang sebuah kalimat agar tertanam kedalam pikiran kita. Misalnya,

Setiap bangun pagi, anda lihat cermin dan mengatakan ” Hari ini indah sekali, saya bersemangat sekali hari ini, saya ganteng/ cantik, saya percaya diri dan siap menghadapi hari.”

Anda lakukan setiap bangun tidur setiap hari. Ingat! repetitive. Jika sebelumnya anda orang yang tidak percaya diri, saya pastikan anda akan merasakan perubahannya. Dengan satu syarat, lakukan setiap hari.

Anda bisa memberikan kalimat semau anda, sesuai dengan tujuan anda. Misalnya jika anda sakit, anda bisa mengatakan “Saya sudah sehat!” setiap kali anda merasa kesakitan.

Serius! coba praktikan. Karena ini hal termudah dan terefektif untuk menanamkan suatu mindet!

Hipnosis

Anda bisa pergi ke hipnoterapyst untuk menginstallkan mindset yang anda inginkan. Untuk mencapai goal tertentu misalkan. Atau anda bisa menggunakan teknik self hipnosis yaitu menghipnosis diri anda sendiri.

Ini salah satu hal yang sering saya gunakan. Dulu di sebuah wisuda waktu saya sma, saya di pilih untuk memberikan pidato di hadapan banyak orang.

Jaman SMA dulu saya sangat minder, jangankan di suruh ke atas panggung di tonton ratusan orang. Di depan kelaspun saya tidak berani bicara. Namun setelah saya merekap skrip self hipnosis untuk berani bicara di depan umum, di waktu hari H-nya saya benar-benar tidak merasakan nervous sama sekali. Bahkan sampai berlanjut saya menikmati berbicara di panggung.

Pasti dari pembaca ada yang terbersit dalam pikirannya, kalau saya siswa yang minder kenapa bisa terpilih? Itu karena murni kesalahan saya, saya menanamkan mindset ke guru-guru saya bahwa saya orang yang pintar 😛

Oke, kembali ke pokok pembicaraan. Salah satu kelemahan teknik ini adalah anda perlu datang ke klinik hipnotherapy ataupun harus punya teman yang bisa hipnosis atau anda harus mempelajari hipnosis terlebih dahulu dari artikel saya tentang hipnosis.

Nasihat Tokoh Yang Kita Kagumi

Ini salah satu cara lainnya, anda bisa mendatangi ataupun ikut kelas atau seminar dari tokoh yang kita kagumi. Misalnya anda mendatangi tokoh agama yang sangat anda percayai dan mintai nasehat dan pendapat tentang permasalahan anda.

Metode EFT (Emotional Freedom Technique)

Ini adalah sebuah teknik yang ditemukan oleh Gary Craig.  Yaitu suatu teknik untuk melepaskan gangguan emosinal dan fisik dengan menfaatkan teknik afirmasi dan tapping (mengetuk) bagian-bagian tubuh tertentu.

Gambar berjudul Use the Emotional Freedom Technique (EFT) Step 3
Sumber : https://id.wikihow.com

Teknik ini lebih kepada melepaskan emosi-emosi negatif yang ada pada diri kita.

Untuk menjelaskan detail caranya, butuh sebuah artikel khusus tersendiri. namun anda bisa mencoba memplajari gambaran tekniknya pada link di bawah.

https://id.wikihow.com/Menggunakan-Teknik-Pembebasan-Emosi-(EFT)

Mengontrol Emosi

Anda ingat bahwa suatu peristiwa dibarengi dengan intensitas emosi yang tinggi bisa menanamkan sebuah mindset kedalam diri kita. Dengan mengetahui fakta ini anda bisa memanfaatkannya.

Misalnya, jika anda memiliki momen yang membanggakan, walaupun itu kecil anda bisa langsung mengaitkannya dengan sebuah mindset yang menguntungkan bagi kita. Contoh kasus,

Si Ani suka sekali menggambar, dia bercita-cita menjadi seorang desainer handal. Namun terkadang ketika dia melihat hasil karyanya, dia menilai bahwa dirinya kurang berbakat.

Gimana sih cara membaca mata seseorang? Lihat video di bawah

Nah, suatu saat dia mendapatkan nilai menggambar terbaik di kelasnya.

Di momen ini, apa yang harus Ani lakukan?

Dia harus meningkatkan emosi bahagianya saat ini, semaksimal mungkin, mensyukuri, bangga dan bahagia karena bisa mendapat nilai terbaik. Dan dia berbisik ke dirinya sendiri, “Saya adalah desainer yang sangat berbakat.”

itu salah satu contoh saja. Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk selalu..

Merayakan dan menghargai setiap pencapaian kita, sekecil apapun itu! Click To Tweet

Walaupun kita tidak selalu membisikkan mindset baru, setidaknya kita akan semakin sering mendapatkan pencapaian-pencapaian dalam hidup kita.

Penutup Dari Penjelasan Arti Mindset

Oke sekian dulu pembahasan saya mengenai mindset, semoga anda bisa merubah sedikit demi sedikit mindset yang merugikan anda dan menambah sebanyak mungkin mindset-mindset yang menguntungkan.

Anda bisa menggunakan teknik favorit anda, ataupun yang termudah dan bisa segera anda lakukan yaitu teknik afirmasi. Dan apapun itu, semoga anda segera merasakan manfaatnya.

Oh dan satu lagi. Kita bisa juga memanfaatkan mindset orang lain untuk kepentingan kita sendiri. Nah, bagaimana caranya? Untuk hal itu anda bisa pikirkan sendiri, yang jelas dengan mengetahui mindset seseorang bisa menjadi manfaat bagi kita dalam berinteraksi dengan mereka.

Dan jangan lupa untuk subscribe di Bacapikiran.com karena akan semakin banyak lagi artikel-artikel menarik yang akan saya publish. Salam Bacapikiran!

Digiprove sealCopyright protected by Digiprove © 2018

Diskusikan Pikiranmu