gelombang otak

Mengupas Rahasia Gelombang Otak Manusia

Bukankah sudah menjadi hal yang lumrah sebuah peta di peruntukkan agar kita tidak tersesat?

Setelah Anda memahami bagaimana sebuah sugesti bisa tertanam pada pikiran bawah sadar. Maka kita perlu tahu sekuat mana sugesti itu memberikan efek pada subjek. Jika Anda belum membaca bahasan

Pikiran Bawah Sadar

Silakan baca terlebih dahulu. Di akhir bab ini juga saya cantumkan untuk Anda level kedalaman trance. Sehingga Anda dapat melihat apa saja yan bisa dilakukan dengan hipnosis ke dalam pikiran manusia.

Para peneliti pun banyak yang tertarik dengan pikiran manusia, bukan hanya psikolog namun ilmuan sains pun turut serta dalam penelitian mengenai pikiran.

 

gelombang otak
Credit: Image courtesy of NTNU

Electroencephalograph atau disingkat EEG adalah salah satu temuan yang sangat berguna bagi perkembangan pengetahuan tentang pikiran dan otak.

EEG adalah sebuah alat ukur untuk mengetahui berapa perubahan gelombang otak kita. Iya, otak kita memiliki gelombang.  Seperti halnya gelombang listrik memiliki alat ukur berupa osilator maka otak kita pun memiliki EEG.

Pengukuran gelombang otak ini sangat berguna dalam praktik hipnosis. Bahkan banyak terapis profesional memiliki alat ini. Dari pengamatan, semakin rendah gelombang otaknya. Maka semakin dalam pula trance yang dialaminya.

Tabel pola gelombang otak manusia

BETA
14 – 30 hertz
Sugesti sangat sulit masuk

Kondisi ketika kita sadar sepenuhnya , misal:

  • Aktivitas yang menggunakan analisis, logika.
  • Memikirkan persoalan rumit.
  • Berdebat, dll.
ALPHA
8 – 13,9 hertz
Sugesti agak mudah masuk.

Kondisi ketika kita rileks, namun pikiran kita masih waspada , misal:

  • Membaca/ menulis (yang tidak menggunakan daya analisis), mendengarkan musik-musik yang slow.
  • Saat kita fokus pada suatu hal/ objek tertentu.
  • Sedang terpesona/ terhanyut oleh sesuatu.
  • Saat berdoa khusyuk/ dzikir/ ritual keagamaan.
THETA
4 – 7,9 hertz
Sugesti sangat mudah masuk.

Kondisi hampir tertidur/ tidur disertai mimpi , misal:

  • Saat melakukan relaksasi pikiran yang dalam.
  • Saat meditasi yang dalam.
  • Saat melamun yang dalam.
DELTA
0,1 – 3,9 hertz
Sugesti tidak dapat masuk.
Kondisi ketika kita tertidur lelap sekali dan tanpa mimpi (tidak ada pikiran maupun perasaan sama sekali pada kondisi ini)

 

 

gelombang pikiran
Rekaman aktivitas gelombang otak menggunakan Zerolibrary. Credit: evsc.net

Dari ringkasan singkat mengenai gelombang otak tersebut, dapat kita simpulkan bahwa antara gelombang ALPHA – THETA hipnosis dapat berhasil.

Hal ini pun juga sesuai dengan sebuah jurnal ilmiah yang berjudul Increased Theta and Alpha EEG Activity During Nondirective Meditation. Jurnal ini diterbitkan oleh The Journal of Alternative and Complementary Medicine pada tahun 2009.

Dari penelitian yang dilakukan gelombang theta dan alpha adalah kondisi yang di dapat ketika meditasi. Pada gelombang tersebut kita dapat merasakan sebuah pengalaman baru yang menenangkan dan nyaman.

 

Perlu Anda ingat bahwa ketika kita trance tidak berarti kita tidak sadar. Namun sebaliknya, kita sangat sadar akan lingkungan di sekitar kita. Sangat sadar dan fokus hingga kita mudah menerima sugesti yang di berikan.

Dari pengalaman yang sering saya alami…

Banyak subjek yang sulit masuk trance karena menganggap dia harus dalam kondisi tidak sadar. Click To Tweet

 

Berbicara mengenai trance. Ada sebuah indikator seberapa dalam trance subjek kita yang perlu Anda tahu. Kita butuhkan untuk mengecek kedalaman yang sesuai dengan sugesti yang akan kita berikan.

Indikator tersebut berupa skala. Banyak para ahli hipnotis terdahulu yang membuat skala ini. Seperti L Davis dan R Husband, L Lecron dan J Bordeaux, Harry Arons, dan lainya.

Yang akan kita pakai dalam panduan ini adalah arons scale milik Hary Arons. Skala ini termasuk skala yang populer dan paling simpel, sebuah organisasi hipnosis dunia National Guild of Hypnotists juga menggunakan skala ini pada training mereka.

 

Tabel Arons scale

 

Berikut penjelasannya:

Hypnodial

Kondisi awal ketika subjek mulai rileks, kebanyakan subjek akan merasa tidak terhipnosis. Namun Dalam kondisi rileks. Ada dua tipe hypnodial  yaitu hypnopompic dan hypnoagogic.

Hypnopompic adalah kondisi ketika baru saja bangun dari tidur di pagi hari. Hypnoagogic adalah kondisi tepat sebelum kita tertidur di malam hari.

Namun begitu, banyak sekali sugesti yang dapat di berikan dalam kondisi ini. Misalnya untuk membantu diet, berhenti merokok, mengontrol otot-otot sederhana seperti eye catalepsy( Kelopak mata tidak bisa terbuka), dan lain sebagainya.

Light Sleep

Kondisi lebih rileks dari sebelumnya. Pada kondisi ini Anda dapat mengontrol kelompok-kelompok otot tertentu, misalnya tangan menjadi kaku dan lain sebagainya.Pada kondisi ini nalar logis subjek mulai terganggu dan dapat dimanipulasi.

Partial Analgesia

Pada kondisi ini kita dapat mengontrol keseluruhan sistem otot tubuh.

Jika Anda pernah melihat sebuah atraksi seorang di hipnotis menjadi kaku dan di rentangkan di atas kursi, hanya kepala dan ujung kakinya yang menempel kursi. Hal itu terjadi dalam kondisi ini (tapi hal ini sudah terlarang untuk di lakukan).

Anda bisa mencoba sugesti tidak bisa berjalan, dan bahkan bisa untuk sugesti analgesia (mati rasa) sebagian tubuh.

Amnesic Stages

Dalam kondisi ini Anda dapat meningkatkan pengaruh analgesia, bahkan subjek juga dapat diperintahkan untuk merasakan sebuah sentuhan (tentu saja tidak ada yng menyentuh sama sekali).

Di level in Anda mulai dapat memberikan efek amnesia. Seperti lupa nama, angka, alamat dan lain sebagainya.

Beginning of Somnambulism

Kondisi ini disebut sebagai awal somnambulisme, Anda dapat melakukan banyak hal-hal keren di sini. Seperti anestesi (pembiusan/ mati rasa) secara keseluruhan.

Banyak teknik untuk mengontrol rasa sakit dapat dilakukan.Yang lebih keren lagi di tahap ini Anda sudah bisa membuat subjek mengalami halusinasi positif. Artinya dapat melihat dan mendengar sesuatu yang tidak ada. Biasanya saya melakukan sugesti subjek dapat melihat makhluk gaib (hanya contoh, hehe).

Age Regression (Kembali ke masa lalu) yang benar-benar terasa nyata, tidak hanya sekedar mengingat masa lalu.

Profound somnambulism

Kondisi terdalam, Anda dapat melakukan semua efek yang dapat di timbulkan melalui hipnosis.Efek yang hanya dapat di capai di tahap ini adalah halusinasi negatif, artinya subjek tidak dapat melihat atau mendengar sesuatu yang sebenarnya ada.

Bagaimana? Bukankah menarik apabila kita dapat melakukan efek-efek di atas?

Maka dari itu mari menuju langkah terakhir kita dalam seri panduan ini, dan setelah itu Anda dapat segera mencobanya secara langsung.

 

 

 

 

Digiprove sealCopyright protected by Digiprove © 2016-2017

Diskusikan Pikiranmu