Zoophobia, Gangguan Mental Takut Dengan Binatang

Zoophobia merupakan perasaan takut berlebihan terhadap jenis binatang atau hewan tertentu.

Phobia ini justru berbeda dengan rasa takut yang dialami oleh anak kecil saat melihat serangga atau orang yang pada umumnya saat melihat hewan mengerikan seperti ular. Orang yang dengan fobia tertentu di atas akan selalu merasa takut berlebih dan histeris jika bertemu atau melihat binatang tertentu.
Zoophobia tidak terjadi begitu saja, ada beberapa faktor yang yang membuat penderita ketakutan dengan ukuran menjadi lebih besar. Antara lain:

a. Traumatis

Penyebab yang menjadikan seseorang bisa mengalami ketakutan terhadap binatang tertentu adalah trauma yang sempat dia alami sebelumnya. Kemungkinan trauma tersebut bisa muncul karena dulu pernah mengalami diserang atau dilukai oleh binatang tertentu tersebut.

b. Evolusi Manusia

Evolusi manusia di mana binatang tertentu juga sejak peradaban yang paling awal telah dianggap membahayakan. Ada korelasi erat hal ini dengan mekanisme pertahanan alami manusia yang mereka kembangkan sebagai kelangsungan hidup mereka dalam melawan binatang.

Apakah zoophobia merupakan gangguan mental?

Phobia yang satu ini tergolong umum dikarenakan zoophobia sendiri adalah rasa takut berlebihan pada binatang dan bukan hanya spesifik terhadap binatang tertentu.

Wanita juga lebih banyak mengalami zoophobia jika dibandingkan dengan pria.

Jika dibandingkan dengan orang dewasa maupun orang tua, umur yang juga lebih muda malah berisiko lebih tinggi mengalami ketakutan berlebih terhadap binatang

Menurut penelitian berikut ini adalah daftar dari zoophobia yang paling banyak diderita oleh orang-orang.

  1. Laba-laba atau ketakutan yang berlebihan terhadap binatang laba-laba, disebut juga dengan istilah arachnophobia – 34%
  2. Ular atau ketakutan yang berlebihan terhadap hewan ular, disebut juga dengan ophidiophobia – 22%
  3. Tikus atau ketakutan berlebih terhadap binatang tikus, disebut juga dengan musophobia – 15%
  4. Serangga atau ketakutan berlebih terhadap binatang serangga, disebut dengan istilah entomophobias – 11%

Meski sudah diketahui penyebab yang pasti, ada beberapa faktor juga yang turut juga memperbesar risiko zoophobia.

Zoophobia lakan lebih sering dan banyak dialami oleh perempuan serta anak-anak meskipun memang ada kemungkinan untuk kondisi ini terjadi pada segala umur.

Baca Juga  Mari Kenali Anxiety Disrorder atau Gangguan Kecemasan

Phobia bisa semakin menjadi-jadi jika penderita zoophobia mempunyai riwayat gangguan kecemasan atau mempunyai gangguan kesehatan mental lainnya.

Ciri Gejala Zoophobia

zoophobia foto

Di bawah ini merupakan beberapa gejala umum dari zoophobia yang patut diwaspadai.

 

  • Merasa ketakutan yang spontan, langsung dan mendalam saat melihat hewan tertentu. Bahkan jika sebuah gambar pun bisa memicu rasa cemas dan juga ketakutan berlebihan pada beberapa kasus.
  • Sangat menghindari tempat-tempat yang bisa dijumpai binatang yang membuat pendeita takut, seperti halnya hutan atau kebun binatang.
  • Sadar jika ketakutan yang dialami adalah suatu hal irasional, kecuali pada anak-anak.
  • Nafas jadi lebih cepat atau dan jantung berdetak kencang.
  • Berteriak merupakan suatu reaksi langsung saat melihat binatang tertentu, bahkan juga saat disertai dengan menangis keras serta sambil berusaha lari atau kabur.
  • Pada sebagian kasus, penderita akan hanya berdiri atau diam mematung ketika melihat binatang yang ditakuti.
  • Serangan panik datang tiba-tiba yang ditandai dengan susah bernapas, mual, berkeringat, gemetaran, kondisi perut tak enak, pusing dan juga detak jantung berdebar kencang bahkan muntah, bahkan bisa  juga sampai pingsan.
  • Muncul pikiran ataupun bayangan jika binatang yang dijumpai akan menyerang.

Zoophobia adalah suatu kondisi yang tidak hanya dialami pada waktu orang tersebut dihadapkan pada obyek ketakutannya, tetapi dia aka merasa ketakutan bahkan saat hanya memikirkan hewan itu. saat sudahseperti itu, maka dianjurkan untuk ke dokter agar tidak makin memburuk nantinya.

Bagaiamana Cara Mengurangi Zoophobia?

Setelah di diagnosa dan penderita positif mengalami zoophobia, ada beberapa cara untuk menangani masalah kesehatan mental ini dapat dilakukan dengan beberapa langkah seperti berikut.

1. Terapi Perilaku Kognitif

Terapi satu ini memang dikenal sebagai cara modifikasi perilaku sekaligus pikiran individu melalui sesi konseling dengan seorang terapis secara rutin.

Pada kasus zoophobia ini, maka terapis akan senantiasa membantu penderita untuk melawan ketakutan terhadap binatang tertentu dengan mencoba untuk memahami pemikiran dan perasaan penderita.

Terapis yang akan mengarahkan si penderita untuk melakukan pemahaman lebih dulu dan barulah si penderita akan  diajak untuk membangun perilaku positif.

Baca Juga  Konsep Diri: Pengertian, Jenis dan Faktor Lengkap

Ada juga sesi sharing rutin yang perlu si penderita ikuti agar mampu melepaskan stress dan juga serta kegelisahannya yang berkaitan dengan binatang.

Cara tersebut merupakan cara yang pas untuk mengembangkan rasa percaya diri dalam menghadapi ketakutan pada hewan tertentu.

3. Metode Relaksasi

Metode ini merupakan metode perawatan psikoterapi atau juga terapi psikologis untuk depresi yang juga termasuk efektif jika penggunaannya dilakukan untuk menangani berbagai masalah phobia yang spesifik.

Pada terapi ini, si penderita harus bisa menahan pada situasi tertentu yang dapat membuat penderita takut, dalam hal ini tentunya melibatkan binatang.

Ada terapis juga yang nantinya sudah ahli dan akan sebisa mungkin membantu si penderita melakukan berbagai teknik relaksasi.

Untuk dapat mengendalikan setiap pernapasan,visualisasi, meditasi serta mental agar kecemasan ketika menjumpai binatang yang ditakuti dapat teratasi dengan baik.

Tujuan utama dari terapi tersebut pun agar penderita bisa membangun toleransi terhadap ketakutan yang mereka alami sendiri.

4. Dengan Obat-obatan

Pemberian obat bisa dilakukan jika memang zoophobia masih termasuk dalam kondisi parah atau juga serius.

Obat yang bisa diberikan bertujuan untuk bisa mengendalikan rasa takut serta cemas yang juga sampai berlebihan.

Obat anti cemas dan juga obat anti depresi adalah yang pada umumnya si penderita konsumsi agar mampu menyeimbangan serotonin.

Ini karena serotonin adalah zat kimia di dalam tubuh manusia yang juga berperan sebagai pengendali emosi dan juga suasana hati seseorang.

Baca Juga: Cara Meningkatan Serotonin, Hormon Mengurangi Stres Dan Depresi

Cara Mencegah Zoophobia

Zoophobia pada dasarnya dapat dicegah, tetapi tentunya saat masih dalam tahap awal, yaitu dengan bantuan orang yang profesional dalam kesehatan serta atas kemauan diri sendiri.

  1. Penderita dalam hal ini juga perlu melakukan programn ulang tentang pikirannya sehingga dapat lebih positif tentang binatang.
  2. Penderita zoophobiapun perlu menjauhi tekanan agar dapat mengatasi rasa ketakutannya.
  3. Bantuan dari terapis profesional akan bisa membantu penderita dalam menangani phobia terhadap binatang
  4. Belajar menghadapi segala kecemasan dan kekhawatiran yang melanda diri penderita.
  5. Belajar untuk senantiasa menciptakan visualisasi mental serta mengambil berbagai tindakan positif.
  6. Dukungan dari orang-orang terdekat secara psikologis juga sangat penting agar tekanan emosional dan kondisi phobia itu dapat berkurang dengan sendirinya.
Baca Juga  Bipolar Disorder, Gangguan Mental Yang Wajib Anda Tahu

Zoophobia adalah jenis phobia yang sebenarnya sama saja dengan berbagai jenis phobia lainnya, yaitu ketakutan yang sangat berlebihan, tetapi pada kasus ini adalah terhadap binatang.

Dengan penanganan yang tepat dan juga kemauan diri untuk sembuh, maka ada beberapa jalan untuk bisa menjadi lebih baik serta tak akan mudah takut lagi

 

Sumber: Zoophobia Pengobatan dan Pencegahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

4 Panduan Cara Membaca Pikiran Orang Ter-lengkap Dan Ter-sistematis