Mengenal Pengertian Dan Macam-Macam Waham

Waham adalah keyakinan seseorang yang tidak sesuai dengan harapan atau kenyataan, yang tetap dipertahankan dan tidak dapat dirubah secara logis oleh orang lain. Keyakinan tersebut bisa berasal dari pemikiran yang tidak terkontrol.

A. Pengertian Waham

Dalam ilmu kedokteran jiwa, dikatakan bahwa waham tenyata sering dijumpai pada penderita gangguan mental yang merupakan salah satu dari gejala gangguan isi pikir. Waham adalah keyakinan palsu yang timbul tanpa stimulus luar yang cukup dan mempunyai ciri-ciri :

  1. Tidak realistik/ halu
  2. Tidak logic
  3. tetap dan terpaku
  4. Egosentrime
  5. Sangat diyakini kebenarannya oleh penderita
  6. Tidak dapat dikoreksi
  7. Dihayat oleh penderita sebagai sesuatu hal yang nyata
  8. Keadaan atau hal yang diyakini itu bukan merupakan bagian sosio kultural setempat.

ilustrasi waham

Bentuk dan ciri dari waham yaitu berupa : seseorang mengungkapkan sesuatu yang diyakininya (tentang agama, kebesaran, kecurigaan, keadaan dirinya) berulang kali secara berlebihan tetapi tidak sesuai kenyataan, seseorang tampak tidak mempunyai orang lain, curiga, bermusuhan, merusak (diri, orang lain, lingkungan), takut, kadang panik, sangat waspada, tidak tepat menilai lingkungan / realitas, ekspresi wajah tegang, mudah tersinggung.

Baca Juga:

B. Faktor yang mempengaruhi terjadinya waham

  1. Gagal melalui tahapan perkembangan dengan sehat
  2. Disingkirkan oleh orang lain dan merasa kesepian
  3. Hubungan yang tidak harmonis dengan orang lain
  4. Perpisahan dengan orang yang dicintai
  5. Kegagalan yang sering dialami
  6. Keturunan, paling sering pada kembar satu telur
  7. Sering menggunakan penyelesaian masalah yang tidak sehat

C. Proses Terjadinya waham

1. Penyebab

Penyebab secara umum dari waham adalah ganguan konsep diri : harga diri yang rendah. Harga diri rendah dimanifestasikan dengan perasaan yang negatif terhadap diri sendiri, termasuk hilangnya rasa percaya diri dan harga diri, merasa gagal mencapai keinginan.

🤐 Bongkar Rahasia Pesulap - ▶️ Tutorial Trik Sulap Prediksi

2. Akibat

Akibat dari waham, seseorang bisa mengalami kerusakan komunikasi verbal yang bisa ditandai dengan pikiran tidak realisris, tidak logis sama sekali, kehilangan asosiasi, pengulangan kata-kata yang didengar dan kontak mata yang kurang. Akibatnya gejala yang lain yang ditimbulkan dari waham adalah beresiko mencederai diri, orang lain dan lingkungan.

Baca Juga  Pengertian Ilmu Psikologi Dan Sejarahnya Lengkap!

C. Tanda dan Gejala dari waham

  • Menarik diri dari sosial
  • Tidak mempedulikan lingkungan
  • Bicara dan tertawa sendiri
  • Ketakutan yang mendalam
  • Marah tanpa sebab
  • Bermusuhan dan selalu curiga
  • Komunikasi kacau dan bias
  • Perawatan dan penyembuhan diri terganggu

D. Jenis dan Macam-macam waham

cat and lion

  1. Waham kendali pikir (thought of being controlled) : Seseorang percaya bahwa pikirannya, perasaan atau tingkah lakunya dikendalikan oleh kekuatan dari luar.
  2. Waham kebesaran (delusion of grandiosty) : Seseorang memiliki kepercayaan bahwa dirinya merupakan orang penting dan berpengaruh, mungkin mempunyai kelebihan kekuatan yang terpendam, atau benar-benar merupakan figur orang kuat sepanjang sejarah (misal : Jendral Sudirman, Napoleon, Hitler, dll).
  3. Waham Tersangkut : Seseorang percaya jika setiap kejadian di sekelilingnya mempunyai hubungan pribadi seperti perintah atau pesan khusus. Seseorang percaya bahwa orang asing di sekitarnya memperhatikan dirinya, penyiar televisi dan radio mengirimkan pesan dengan bahasa sandi.
  4. Waham bizarre, adalah waham yang aneh : Termasuk dalam waham bizarre, antara lain : Waham sisip pikir/thought of insertion (percaya bahwa seseorang telah menyisipkan pikirannya ke kepala penderita); waham siar pikir / thought of broadcasting (percaya bahwa pikiran penderita dapat diketahui orang lain, orang lain seakan-akan dapat membaca pikiran penderita); waham sedot pikir / thought of withdrawal (percaya bahwa individu telah mengambil keluar pikirannya); waham kendali pikir; waham hipokondri.
  5. Waham Hipokondri : Seseorang percaya jika di dalam dirinya ada benda yang harus dikeluarkan sebab dapat membahayakan dirinya.
  6. Waham Cemburu : Cemburu disini merupakan cemburu yang bersifat patologis.
  7. Waham Curiga : Curiga patologis sehingga curiganya sangat hyper atau berlebihan.
  8. Waham ancaman : Kepercayaan atau keyakinan bahwa dirinya selalu diikuti, diancam, diganggu atau ada beberapa orang yang memenuhinya.
  9. Waham Kejar : Mempercayai jika dirinya selalu dikejar-kejar sesuatu.
  10. Waham Bersalah : Mmpercayai jika dirinya adalah orang yang bersalah.
  11. Waham Berdosa : Mempercayai jika dirinya berdosa sehingga selalu murung.
  12. Waham Tak Berguna : mempercayai jika dirinya tak berguna lagi sehingga sering berpikir lebih baik mati (bunuh diri).
  13. Waham Miskin : Mempercayai jika dirinya adalah orang yang miskin
Baca Juga  Mungkin Anda Terkena Gejala PTSD, Segeralah Cari Pertolongan!!

E. Penanganan Dan Peran Serta Keluarga

  1. Membina hubungan saling percaya keluarga dengan penderita.
  2. Kontak sering tapi singkat.
  3. Tingkatkan hubungan penderita dengan lingkungan secara bertahap.
  4. Bimbing penderita untuk melakukan kegiatan sesuai kemampuannya.
  5. Hindarkan berdebat tentang waham.
  6. Jika ketakutan katakana “Kamu aman disini, aku akan bantu kamu mempelajari sesuatu yang membuat kamu takut”.
  7. memberikan obat yang sesuai aturan.
  8. Tidak lupa kontrol.

 

Sumber: Waham Delusi Dapat Menjangkit Siapa Saja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Regulasi Diri Dan Aspek Yang Mempengaruhi Manusia

Apa Itu Regulasi Diri? Regulasi diri berkaitan dengan bagaimana seseorang mengaktualisasik…