Cara Meningkatan Serotonin, Hormon Mengurangi Stres Dan Depresi

Syndrom serotonin adalah gangguan tubuh dimana terlalu banyaknya neurotransmitter serotonin di tubuh manusia, dan sering berkaitan dengan interaksi obat-obatan. Sel syaraf umumnya secara normal memproduksi serotonin. Serotonin adalah neurotransmitter yang dapat membantu mengatur pencernaan, aliran darah, suhu tubuh dan pernafasan. Selain itu, neurotransmitter ini juga dapat berperan terhadap fungsi sel syaraf dan sel otak.

Jika kamu mendapat pengobatan berbeda untuk mengatasi migren, depresi, pusing kepala dan sakit nyeri lainnya, maka kadar serotonin tubuh akan meningkat. Terlalu banyak serotonin ini juga menyebabkan gejala ringan hingga berat. Gejala tersebut dapat mempengaruhi otot, otak dan berbagai bagian tubuh-tubuh lainnya.

Serotonin adalah syndrom yang umunmya terjadi setelah mengkonsumsi pengobatan tertentu. Ini juga terjadi jika kamu meningkatkan dosis pengobatan yang sedang dikonsumsi. Kondisi ini sering terjadi saat ada dua atau lebih obat yang diminum bersama sehingga berpotensi menimbulkan interaksi obat. Syndrom serotonin ini dapat mematikan jika kamu tidak mendapatkan pengobatan yang tepat.

A. Efek Positif Serotonin Dalam Untuk Kesehatan Mental

Serotonin adalah hormon yang dirancang untuk membantu kamu dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup. Serotonin adalah neurotransmitter yang ada di otak dan usus, dan terkait dengan kesehatan mental. Hormon ini juga berfungsi untuk membantu mengatur tidur, nafsu makan, dan mood kamu. Menurut Harvard Medical School, beberapa orang yang menderita depresi mungkin memiliki kadar serotonin yang terlalu rendah. Inilah mengapa inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI), yang meningkatkan kadar serotonin di otak, merupakan jenis andalan dalam pengobatan depresi. Kamu dapat meningkatkan kadar serotonin secara alami untuk membantu menjaga kesehatan mental.

Inilah 5 tips yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kadar serotonin secara alami.

Tonton ini, dan ingatan anda akan meningkat seketika

1. Olahraga

Kalian semua pasti pernah mendengar bahwa olahraga memberi kalian endorfin, dan endorfin membuat bahagia. Saat berolahraga, tubuh melepaskan lonjakan bahan kimia saraf, termasuk serotonin dan dopamin. Hormon tersebut dirancang untuk mengatasi rasa sakit pada otot kalian. Selain itu, hormon ini juga menghubungkan kalian dengan gerakan yang sangat dibutuhkan tubuh. Tidak perlu berolahraga terlalu lama untuk memicu hormon ini. Menurut penelitian  olahraga 20 menit dapat memperbaiki suasana hati hingga 12 jam. Simon Young, Ph.D., seorang psikolog penelitian dari McGill University in Canada, juga merekomendasikan setiap orang agar melakukan jenis olahraga yang benar-benar kita nikmati. Lagi pula, jika kalian tidak menyukai olahraga yang kalian lakukan, seberapa besar hal itu akan memperbaiki mood kalian?

Baca Juga  Gangguan Jiwa, Ketahui Fakta-Faktanya

2. Pijat

Peneliti University of Miami School of Medicine menunjukkan jika pijat dapat mengatasi kecemasan dan depresi secara efektif. Setelah meninjau lebih dari 12 penelitian tentang terapi pijat, mereka menyimpulkan bahwa terapi pijat mempengaruhi biokimia tubuh. Inilah yang membuat terapi pijat sangat efektif mengurangi depresi dan kecemasan. Sebuah penelitian yang melibatkan sekitar 500 pria, wanita, dan anak-anak dengan tingkat depresi atau kecemasan, menemukan sebuah fakta jika terapi pijat dapat mengurangi hormon kortisol peserta sebanyak 53 persen. Hormon kortisol ini dikenal sebagai hormon stress. Selain itu, di penelitian tersebut juga menemukan fakta jika terapi pijat juga dapat meningkatkan kadar serotonin untuk mereka.

3. Berjemur di bawah matahari

Musim dingin bukan hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat mengacaukan mood kita. Namun, gangguan afektif musiman ini nyata sering terjadi. Gangguan ini terjadi karena kurangnya paparan cahaya sinar matahari. Jonathan Alpert, psikoterapis asal Amerika, menjelaskan jika fenomena tersebut adalah suatu gejala yang biasa disebut dengan seasonal affective disorder atau SAD.

Dia banyak menemui pasien dengan gangguan SAD saat musim dingin cukup parah di tahun 2014. Satu penelitian di Australia bahkan menemukan jika orang memiliki kadar serotonin lebih tinggi pada hari-hari cerah daripada saat mendung. Nah, untuk mendapatkan manfaat ini, kamu tinggal dinegera dingin bisa mencoba lampu yang dirancang khusus untuk mengatasi gangguan afektif musiman ini. “Dengan meningkatkan paparan cahaya pada neuron yang menghasilkan serotonin, dapat membantu kamu mengurangi depresi musiman,” ujar Simon Young

4. Perhatikan apa yang kamu makan

Kacang baik bagi kulit kita, tapi apakah cara makan kita sudah benar? Ternyata sejumlah makanan secara alami dapat meningkatkan kadar serotonin kamu. Salah satu makaann terbaik yang dapat meningkatkan serotonin adalah kacang. Dalam sebuah penelitian dari American Chemical Society, peneliti meminta kepada 20 orang untuk menghindari kacang dan 22 lainnya mengikuti diet kaya kacang selama 12 minggu. Pada akhir tiga bulan, periset menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi kacang-kacangan memiliki kadar serotonin yang meningkat dan juga memiliki manfaat kesehatan lainnya. Makanan lain yang dapat meningkatkan kadar serotonin adalah nanas, tomat dan plum.

5. Meditasi

Jika sampai saat ini kamu belum melakukan meditasi, kamu jelas belum membaca semua manfaatnya. Penelitian menunjukkan bahwa meditasi teratur dapat menurunkan tekanan darah kamu dan meningkatkan kadar serotonin. Menurut penelitian dari Johns Hopkins University, melaukan meditasi selama 30 menit dapat  membantu memperbaiki gejala depresi.

Baca Juga  Insecure, Penyebab Dan Cara Mudah Mengatasinya

Baca Juga: Cara Meditasi Ini Bisa Merubah Hidup Anda 365% Lebih Baik.

B. Efek Negatif Serotonin Pada Kesehatan Tubuh

1. Apa Saja Penyebab Syndrom Serotonin?

Berbagai macam obat dan suplemen dapat meningkatkan serotonin. Contohnya saat kamu minum obat migrain dan obat antidepresan. Contoh lain adalah saat penggunaan antibiotik dan antivirus untuk mengobati HIV dimana akan memicu mual dan nyeri, karena kadar serotonin sudah pasti meningkat. Adapun beberapa obat yang meningkatkan kadar serotonin, antara lain:

  • Obat Anti-Migrain golongan Triptan

Obat seperti sumatriptan dan golongan triptan lainnya diketahui sangat berkaitan dengan sindrom ini dimana akan meningkatkan kadar serotonin tubuh kita.

  • Obat AntiDepresan

Jenis obat antidepresan seperti: SSRI (selektif Serotonin reuptake inhibitor), SNRI (serotonin norepinefrin reuptake inhibitor), antidepresan trisiklik (amitriptilin), MAOI (monoamine oksidase inhibitor, dan golongan antidepresan lain seperti wellbutrin juga dapat memicu peningkatan kadar serotonin.

  • Obat Gejala Batuk Dan Demam

Obat batuk dan demam yang mengandung dekstrometorfan dapat meningkatkan kadar serotonin.

  • Obat Traditional dan Obat-obatan alternatif atau Obat Ilegal

Obat herbal seperti gingseng, dan obat illegal seperti amfetamin, kokain, dan estasi akan meningkatkan kadar serotonin.

Baca Juga: Proyeksi: Mekanisme Pertahanan Diri Manusia Dengan Kambing Hitam

Menguji Adrenalin Ternyata Berbahaya Dan Meningkatkan Stress

2. Apa saja Tanda-Tanda Gejala Syndrom Serotonin?

Gejala- gejala seperti ini muncul beberapa menit hingga jam setelah kamu mengkonsumsi obat tertentu atau menaikkan dosisnya. Gejala tersebut antara lain:

  1. Bingung atau disorientasi
  2. Kaku, cemas, kontraksi otot
  3. Mual, menggigil, tremor
  4. Tekanan darah tinggi dan pupil dilatasi, tekanan jantung cepat
  5. Diare, halusinasi dan Reflex meningkat (hiperrefleksia)

Pada beberapa kasus yang berat, gejalanya meliputi:

  1. Koma dan kejang
  2. penurunan kesadaran atau tidak merespon
  3. Denyut jantung dan nadi tidak teratur.

3. Bagaimanakah Pemeriksaan Syndrom Serotonin?

Sampai saat ini belum ada pemeriksaan spesifik terhadap syndrom ini. Dokter umumnya memulai dengan melihat gejala dan riwayat kesehatan pasien terutama saat menggali informasi penggunaan obat-obatan selama seminggu terakhir.

Baca Juga  Autism Spectrum Disorder: Pengertian, Gejala dan Karakteristik Lengkap!

Beberapa tes bisa dilakukan seperti Pemeriksaan kultur darah, pemerisaan darah rutin, pemeriksaan fungsi tiroid, pemeriksaan obat-obatan, pemeriksaan fungsi hepar dan pemeriksaan fungsi ginjal.

Beberapa kondisi yang memiliki gejala mirip syndrom serotonin. Kondisi ini dapat meliputi infeksi, overdosis obat dan juga masalah hormonal. Beberapa kondisi yang disebut dengan syndrom neuroleptic maligna juga mempunyai gejala yang mirip. Syndrom tersebut adalah beberapa reaksi terhadap pengobatan penyakit psikosis.

4. Bagaimanakah Cara Pelaksanaan Syndrom Serotonin?

Pada kondisi yang ringan, maka pengobatan difokuskan pada penghentian konsumsi obat yang memicu peningkatan kadar serotonin. Jika pada kasus yang berat, maka membutuhkan perawatan di rumah sakit. Dirumah sakit, pengobatan yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Berhenti mengkonsusmsi obat peningkat serotonin
  2. Memberikan cairan intravena agar dapat mencegah demam dan dehidrasi
  3. Memberikan pengobatan yang dapat menghambat serotonin seperti Periaktin
  4. Memberikan obat yang meredakan kekakuan otot dan agitasi

5. Bagaimanakah Komplikasi Syndrom Serotonin?

Komplikasi yang bisa terjadi biasanya adalah kerusakan jaringan otot. Kerusakan jaringan ini juga terjadi pada ginjal. Pada kasus yang berat dapat dignakan ventilator dan respirator untuk membantu pernafasan pasien.

Untuk pencegahan, kamu tidak dapat melakukan pencegahan. Memonitor kombinasi obat yang dikonsumsi diperlukan terutama jika mengkonsumsi obat baru atau menaikan dosis. FDA juga merekomendasikan untuk diberikan label pada obat yang berisiko memicu syndrom serotonin.

 

Sumber: Sindrom Serotonin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Compulsive Buying: Gangguan Kepribadian Gila Belanja

Belanja adalah suatu kegiatan yang lumrah dilakukan, namun menjadi sangat fenomenal ketika…