Ibu Wajib Tahu 4 Tahap Psikologi Perkembangan Anak

Psikologi perkembangan anak atau Perkembangan anak (khususnya usia dini) penting dijadikan perhatian khusus bagi orangtua dan guru. Sebab, proses tumbuh kembang anak akan mempengaruhi kehidupan mereka pada masa mendatang. Anak usia dini sendiri merupakan kelompok yang berada dalam proses perkembangan unik.

Dikatakan unik, karena proses perkembangannya (tumbuh dan kembang) terjadi bersamaan dengan golden age (masa peka/masa keemasan). Begitu pentingnya sehingga sangat mempengaruhi apa dan bagaimana mereka di masa yang akan datang.

Berikut merupakan kata mutiara dari Dorothy Law Nolte (1945): “Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki. Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi. Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri. Jika anak dibesarkan dengan hinaan, ia belajar menyesali diri. Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri. Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri. Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.” Kata-kata tersebut memiliki makna yang mendalam bahwa peranan orang tua memang sangat besar bagi tumbuh kembang anak.

Untuk itu, orang tua maupun guru harus memahami tahap-tahap tumbuh kembang anak dan bagaimana menstimulasinya. Adapun tahap-tahap tumbuh kembang manusia adalah sebagai berikut:

Yakin ingatanmu Asli ?

1. Neonatus (lahir – 28 hari)
2. Bayi (1 bulan – 1 tahun) termasuk golongan
3. Toddler (1-3 tahun) anak usia dini
4. Pra sekolah (3-6 tahun)
5. Usia sekolah (6-12 tahun)
6. Remaja (12-18/20 tahun)
7. Dewasa muda (20-40 tahun)
8. Dewasa menengah (40-65 tahun)
9. Dewasa tua

Baca Juga:

psikologi perkembangan anak

Keempat tahapan perkembangan anak usia dini tersebut (neonates sampai pra sekolah) dapat diuraikan menjadi:

1. Neonatus (lahir-28 hari)

Pada psikologi perkembangan anak di tahap ini, perkembangan neonatus sangat memungkinkan untuk dikembangkan sesuai keinginan. Implikasinya adalah membantu orang tua untuk mengidentifikasi dan menemukan kebutuhan yang tidak ditemukan.

Baca Juga  Fakta Tentang Down Syndrome: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Terapi

2.  Bayi (1 bulan-1 tahun)

Psikologi perkembangan anak di tahap ini, tumbuh kembang terbagi menjadi 4 tahap perkembangan, yaitu bayi usia 0-3 bulan, 3-6 bulan, 6-9 bulan, dan 9-12 bulan. Uraiannya adalah:

Bayi usia 0-3 bulan,

  • Mengangkat kepala
  • Mengikuti obyek dengan mata,
  • Melihat dengan tersenyum,
  • Bereaksi terhadap suara atau bunyi,
  • Mengenal ibunya dengan penglihatan, penciuman, pendengaran dan kontak,
  • Menahan barang yang dipegangnya
  • Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh

Bayi usia 3-6 bulan,

  • Mengangkat kepala sampai 90°
  • Mengangkat dada dengan bertopang tangan
  • Belajar meraih benda-benda yang ada dalam jangkauannya atau diluar jangkauannya
  • Menaruh benda-benda di mulutnya
  • Berusaha memperluas lapang pandang
  • Tertawa dan menjerit karena gembira bila diajak bermain
  • Mulai berusaha mencari benda-benda yang hilang.

Bayi usia 6-9 bulan,

  • Duduk tanpa dibantu
  • Tengkurap dan berbalik sendiri
  • Merangkak meraih benda atau mendekati seseorang
  • Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain
  • Memegang benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk
  • Bergembira dengan melempar benda-benda
  • Mengeluarkan kata-kata tanpa arti
  • Mengenal muka anggota keluarga dan takut pada orang lain
  • Mulai berpartisipasi dalam permainan tepuk tangan.

Bayi usia 9-12 bulan,

  • Berdiri sendiri tanpa dibantu
  • Berjalan dengan dituntun
  • Menirukan suara
  • Mengulang bunyi yang didengarnya
  • Belajar menyatakan satu atau dua kata
  • Mengerti perintah sederhana atau larangan
  • Minat yang besar dalam mengeksplorasi sekitarnya
  • Ingin menyentuh apa saja dan memasukkan benda-benda ke mulutnya
  • Berpartisipasi dalam permainan.

3.  Toddler (1-3 tahun)

Psikologi perkembangan anak pada usia ini terjadi peningkatan kemampuan psikososial dan perkembangan motorik, baik motorik halus maupun kasar. Tahap ini terbagi menjadi 3 tahap perkembangan, yaitu:

a. Usia 12-18 bulan

1) Mulai mampu berjalan dan mengeksplorasi rumah serta sekeliling rumah
2) Menyusun 2 atau 3 kotak
3) Dapat mengatakan 5-10 kata
4) Memperlihatkan rasa cemburu dan rasa bersaing

b. Usia 18-24 bulan

1) Mampu naik turun tangga
2) Menyusun 6 kotak
3) Menunjuk mata dan hidungnya
4) Menyusun dua kata
5) Belajar makan sendiri
6) Menggambar garis di kertas atau pasir
7) Mulai belajar mengontrol buang air besar dan buang air kecil
8) Menaruh minat kepada apa yang dikerjakan oleh orang yang lebih besar
9) Memperlihatkan minat kepada anak lain dan bermain-main dengan mereka

Baca Juga  Mengenal Pengertian Dan Macam-Macam Waham

c. Usia 2-3 tahun

1) Anak belajar meloncat, memanjat, melompat dengan satu kaki
2) Membuat jembatan dengan 3 kotak
3) Mampu menyusun kalimat
4) Mempergunakan kata-kata saya
5) Bertanya
6) Mengerti kata-kata yang ditujukan kepadanya
7) Menggambar lingkaran
8) Bermain dengan anak lain
9) Menyadari adanya lingkungan lain di luar keluarganya

4.  Pra sekolah (3-6 tahun)

Pada masa pra sekolah pertumbuhan fisik lebih lambat. Ketika sedang bermain anak mencoba pengalaman baru dan peran sosial. Tahap ini terbagi menjadi 3 tahapan, yaitu:

a. Anak usia 3-4 tahun

1) Berjalan-jalan sendiri mengunjungi tetangga
2) Berjalan pada jari kaki
3) Belajar berpakaian dan membuka pakaian sendiri
4) Menggambar garis silang
5) Menggambar orang (hanya kepala dan badan)
6) Mengenal 2 atau 3 warna
7) Bicara dengan baik
8) Bertanya bagaimana anak dilahirkan
9) Mendengarkan cerita-cerita
10) Bermain dengan anak lain
11) Menunjukkan rasa sayang kepada saudara saudaranya
12) Dapat melaksanakan tugas-tugas sederhana

b. Anak usia 4-5 tahun

1) Mampu melompat dan menari
2) Menggambar orang terdiri dari kepala, lengan dan badan
3) Dapat menghitung jari-jarinya
4) Mendengar dan mengulang hal-hal penting dan cerita
5) Minat kepada kata baru dan artinya
6) Memprotes bila dilarang apa yang diinginkannya
7) Membedakan besar dan kecil
8) Menaruh minat kepada aktivitas orang dewasa
c. Anak usia 6 tahun
1) Ketangkasan meningkat
2) Melompat tali
3) Bermain sepeda
4) Menguraikan objek-objek dengan gambar
5) Mengetahui kanan dan kiri
6) Memperlihatkan tempertantrum
7) Mungkin menentang dan tidak sopan

 

Tingkatan Perkembangan Anak

Apa Pendapatmu?

Check Also

Tanda-Tanda Hamil Yang di Alami Wanita Secara Psikologis

Tanda-tanda hamil yang ditunjukkan melalui perubahan fisik, umumnya para wanita akan langs…