Philophobia: Mari Kenali Gangguan Cinta Yang Menarik

Philophobia adalah kondisi traumatik akan percintaan seseorang. Ciri utama penderita Philopobia adalah akan mengalami gejala-gejala kesakitan seperti mual, pusing, tidak bisa tidur, dan sebagainya. Saat ini banyak situs dari luar Indonesia yang membahas hal ini.

Baca Juga:

Penyebab Philophobia

philophobia images

Pengidap philophobia umumnya mempunyai pikiran yang sangatirasional yang diyakini sebagai suatu kenyataan atau kebenaran tentang situasi yang menyangkut tentang cinta. Hal ini disebabkan karena penderita pernah mengalami ketakutan yang hebat, trauma atau pengalaman pribadi yang juga disertai dengan perasaan malu maupun bersalah dimana semuanya terus menerus ditekankan ke dalam alam bawah sadar penderita.

Penyebab philophobia adalah sangat beragam, seseorang yang pernah merasakansikap dan juga perlakuan yang tidak menyenangkan dalam percintaan, keluarga tidak harmonis dan lingkungan yang kacau dan juga pernah dikhianati oleh orang yang dia cintai.

Selain itu mengalami patah hati yang begitu mendalam, karena sesuatu berlebihan yang diinginkan yang tidak tercapai, seringkali ditolak cintainya.

Yakin ingatanmu Asli ?

Rasa percaya diri yang tinggi atau sebaliknya  juga menjadi penyebab philophobia. Selain itu, mempunyai rasa percaya diri yang rendah dan juga kegagalan dalam menjalin hubungan dengan orang lain.

Seseorang yang melihat maupun mendengar cerita dari orang lain yang menyakitkan karena cinta.  Sehingga mereka tidak ingin hal tersebut terjadi terhadap dirinya, dan alasan lain juga mungkin karena penderita philophobia adalah cenderung memiliki sikap kurang sabar untuk merelakan cintanya yang telah pergi yang akhirnya menjadi kapok dengan yang namanya cinta.

Ciri-ciri Philophobia

  1. Resah setiap ada orang yang berusaha memberikan perhatian lebih atau mencoba mengungkapkan “perasaanya”nya ke dia. Dan kemudian cenderung memilih maupun menghindar atau menolaknya.
  2. Menyimpan barang kenangan dan sering diam-diam menangis menyesali hal-hal yang sudah lewat.
  3. Tidak berani berkomitmen, meskipun sudah sering jalan bareng. Selalu bertanya dalam hati “Apakah ini orang yang tepat?”
  4. Berpikiran negatif setiap ada lawan jenis yang mencoba mendekat.
  5. Bereaksi menghindar ataupun emosi saat orang menanyakan tentang komitmen.
  6. Rasa takut yang tidak jelas saat sedang bersama orang yang di suka
  7. Menarik diri atau menghilang saat sadar sudah mulai jatuh cinta pada seseorang.
  8. Batinnya bergolak apakah sudah mampukah untuk mencintai dan dicintai atau belum ?
  9. Terjebak dimasa lalu, meski sudah dan sadar itu salah terkadang tetap saja tidak bisa dengan mudah membuka hati
  10. Saat telah memiliki orang yang mulai dicintai cenderung menghindar, memiliki gengsi yang tinggi, bersikap seolah tidak memperdulikan orang tersebut, terkadang bersikap cuek dan masa bodoh padahal dalam dirinya begitu memperhatikan orang yang mulai disukainya tersebut hanya saja dia tidak ingin terlalu menunjukkannya dan sangat ingin orang yang tak menyerah padanya.
Baca Juga  Trauma, Fakta Dan Penanganannya

So jika kamu jatuh cinta pada seseorang yang philophobia, bersabar dan bantulah dia pelan-pelan mulai mencintai kamu, bisa jadi malah sebenarnya dia telah mencintai kamua hanya saja masih merasa takut dan membutuhkan dorongan yang lebih besar untuk memberanikan diri untuk menghadapi cinta.

Bantulah dia segera untuk merubah pikirannya, jika tidak selamanya cinta itu menyeramkan dan tidak semua lawan jenis akan menyakiti seperti yang ada di dalam pikirannya. Jika kamu cukup sabar menghadapinya, pelan namun pasti dia akan mulai lebih membuka hatinya untuk kamu.

Cara Penyembuhan

Beberapa teknik yang bisa dicoba untuk penyembuhan philophobia adalah sbb:

  1. HypnotheraphyDia yang phobia diberikan sugesti-sugesti untuk menghilangkan phobia.
  2. ReframingDituntun untuk membayangkan kembali menuju masa lalu dimana permulaannya si penderita mengalami phobia, ditempat itu dibentuk suatu sosok orang baru yang tidak takut lagi pada phobia-nya.
    • konseling : mendengarkan permasalahan penderita, seperti ketakutannya saat berhadapan dengan barang atau situasi yang membuatnya takut. Setelah itu konselor akan memberikan cara untuk mengatasinya.
    • Psikoterapi : Psikoterapis akan menggunakan pendekatan secara mendalam untuk menemukan penyebabnya dan memberi saran bagaimana cara yang bisa ditempuh untuk mengatasinya.
    • Kognitif terapi :  (Cognitive Behavioural Therapy/CBT): merupakan suatu konseling yang akan menggali pikiran, perasaan, juga perilaku seseorang untuk mengembangkan cara-cara praktis yang efektif dalam melawan ketakutan dan trauma.
  3. Self hipnotis : Menimbulkan motivasi lain yang lebih kuat dalam diri sendiri. Pada keadaan relax, orang yang mengidap fobia harus untuk melepaskan emosi negatif yang terkena (katarsis).

Cara Untuk Mencegah Philophobia

philophobia adalah

Beberapa cara yang bisa kalian praktekan untuk mengurangi gejala philophobia adalah sebagai berikut:

1. Pikiran Relaks dan Tenang

Penderita akan merasakan kegelisahan yang mendalam (anxciety disorder) apabila dia merasakan cinta atau jatuh cinta. Hal tersebut disebabkan dalam otak dia mengirimkan sinyal tanda bahaya. Layaknya seorang yang sedang merasa dalam bahaya, dia akan mengartikan cinta sebagai sesuatu yang harus dihindari. Dia akan mulai gelisah yang berlebihan, mual, dan pusing. Hal yang harus dilakukan pada fase ini adalah metode bicara pada diri sendiri dan memprogram pikiran dengan afirmasi positif. Kalian bisa mengatakan “Tenang, ini hanya sekedar pusing dan mual saja. Dirimu akan tenang!!”

Baca Juga  Pengen Sukses Dalam Usaha? WAJIB BACA: 7 Sifat Rahasia Entrepreneur Dunia

Baca Juga: Mari Kenali Anxiety Disrorder atau Gangguan Kecemasan

2. Menghindari Stress

Salah satu pemicu kegelisahan berlebihan adalah stres. Hindari kejadian-kejadian yang memaksa kamu untuk berpikir terus menerus. Tempatkan diri anda pada kegiatan yang anda suka untuk mengalihkan perhatian kamu, seperti hobi atau hal-hal lain yang menenangkan.

Baca Juga:

3. Mengurangi Kafein Dan Rokok

Kafein yang biasanya terdapat pada kandungan minuman kopi, teh, soda, dsb, akan memicu jantung manusia untuk berdetak lebih kencang dari umumnya. Rokok juga akan memicu kondisi kamu pada jantung yang berdetak lebih cepat, dan jelas pemerintah juga menyatakan jika rokok bisa merusak kesehatan, So, perbanyak konsumsi air putih.

4. Stop Mengingat Hal Yang Membuatmu Gelisah

Tidak dapat dipungkiri, manusia selalu punya masa lalu. Kemungkina masa lalu kamu bisa menjadi pemicu Philophobia. Kamu harus bisa memaafkan kesalahan di masa lalu. Kamu juga harus melupakan apa yang sudah terjadi dan tak bisa merubah masa lalau. Apa yang kamu punya adalah hari ini dan masa depan. Lakukan sesuatu. Bertanggung jawab pada diri kamu sendiri untuk membuat diri kamu bahagia akan lebih berarti daripada merenungi dan menanti orang lain untuk membahagiakan kamu.

5. Ubah Cara Pandang Tentang Cinta

Sebagai manusia biasa, memang berat sekali harus membebani diri sendiri akan ketakutan, apalagi ketakutan soal cinta. Semua perasaan telah diciptakan oleh Tuhan. Manusia tidak dapat mengingkari akan hadirnya perasaan sakit, sedih, cinta, bahagia. Berdoa kepada Tuhan agar kamu mampu merubah cara pandang kamu tentang Cinta.

6. Cerita Dengan Orang Yang Kamu Percaya

Manusia sebagai makhluk sosial akan selalu membutuhkan manusia lain. Saat kamu sadar jika kamu memiliki ketakutan akan cinta, cobalah cerita dan berbagi dengan orang lain.

Bisa jadi cinta datang karna terbiasa dengan dirinya. terbiasa kamu mendengar suaranya, terbiasa berbicara ringan dengan nya, terbiasa tertawa bersama nya. Tak perlu banyak alasan untuk mulai mencintai, karna cinta dapat terjadi begitu saja bahkan sekalipun tanpa kita sadari.

Baca Juga  Psikologi Pendidikan: Ruang Lingkup, Teori dan Manfaat

Bersyukurlah jika kamu masih dicintai, bersyukurlah jika kamu masih mampu mencintai.

7. Mencari Orang Yang Menerimamu Apa Adanya

Menerima diri  kamu yang sesungguhnya. Seseorang yang mampu membantu kamu sembuh dari segala hal yang membelenggu kamu. Tidak ragu untuk menerima kamu dan mengatasi ketakutan kamu. Jujurlah pada diri kamu sendiri dan jujurlah pada dirinya, ingin bagaimana dirimu sebenarnya ?

Manusia tidak akan tau cara untuk sembuh bahkan meskipun dirinya sendiri tidak mau mengakui bahwa dirinya sedang sakit. Terimalah keadaan kalian dengan lapang dada dan berusahalah untuk terus sembuh. Ingin untuk selalu dicintai dan mencintai bukanlah sebuah hal yang salah.

 

Sumber: Philophobia Meaning

Apa Pendapatmu?

Check Also

Tanda-Tanda Hamil Yang di Alami Wanita Secara Psikologis

Tanda-tanda hamil yang ditunjukkan melalui perubahan fisik, umumnya para wanita akan langs…