Pengertian Motivasi, Jenis, Fungsi, Faktor Dan Ciri-Ciri Menurut Para Ahli.

 

A. Pengertian Motivasi

Sumber: www.hrnews.be

“Motivasi” merupakan kata yang akrab di telinga kita. Namun, yang jadi pertanyaan adalah apakah motivasi itu???

Kita semua memiliki motivasi, kita juga sudah sering mendengar kata tersebut dalam banyak kesempatan, baik dari televisi, seminar, atau buku.

Faktanya, tanpa kita juga sering sekali meminta motivasi kepada teman atau sahabat saat kita merasa perlu suatu penyemangat. Bahkan kita juga pasti pernah men-download kata-kata motivasi sebagai penyemangat bukan?

Tetapi, esensi motivasi yang disampakan masih membingungkan bagi kita dan belum mengena.

Hal tersebut mungkin karena kita belum mengenal kata “motivasi” dan pengertian-pengertian dasarnya. Oleh karena itu, mari kita simak penjelasan berikut.

Rubah Hidupmu Cukup Dengarkan 5 Menit

Motivasi adalah suatu dorongan atau alasan yang menjadi dasar semangat seseorang untuk melakukan sesuatu yang dinginkan. motivasi juga dapat didefinisikan sebagai semua hal yang menimbulkan dorongan atau semangat di dalam diri seseorang untuk mengerjakan sesuatu.

Secara umum pengertian Motivasi dapat diartikan sebagai suatu tujuan atau pendorong, dengan tujuan sebenarnya tersebut yang menjadi daya penggerak utama bagi seseorang dalam berupaya dalam mendapatkan atau mencapai apa yang diinginkannya baik itu secara positif ataupun negatif.

Istilah dalam pengertian Motivasi berasal dari perkataan Bahasa Inggris yakni motivation. Namun  asal katanya adalah motive yang juga telah digunakan dalam Bahasa Melayu yakni kata motif yang berarti tujuan atau segala upaya untuk mendorong seseorang dalam melakukan sesuatu.

Secara ringkas pengertian Motivasi adalah suatu perubahan yang terjadi pada diri seseorang yang muncul adanya gejala perasaan, kejiwaan dan emosi sehingga mendorong individu untuk melakukan atau bertindak sesuatu yang disebabkan karena kebutuhan, keinginan dan tujuan.

Lalu, bagaimana pendapat para ahli tentang pengertian mendasar tentang “motivasi”? Mari kita perhatikan penjelasan berikut:

B. Motivasi Menurut Para Ahli

  1. Sardiman(1986: 750) menjelaskan motivasi adalah faktor psikis yang bersifat non intelektual. Peranannya yang khas adalah dalam hal penumbuhan gairah, merasa senang dan semangat untuk belajar atau bekerja.
  2. Martinis (2007:219) juga berpendapat bahwa motivasi adalah daya penggerak psikis dari dalam diri seseorang untuk dapat melakukan kegiatan belajar, bekerja dan menambah ketrampilan, pengalaman.
  3. Agus Suprijono (2009: 163) menjelaskan motivasi adalah proses yang memberi semangat belajar, arah, dan kegigihan perilaku. Artinya, perilaku yang termotivasi adalah perilaku yang penuh energi,terarah dan bertahan lama.
  4. Pendapat lain dikemukakan oleh Mc.Donald dalam Sardiman (1986: 73) mengartikan motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya feeling dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan.
  5. Hamzah (2008: 3) menjelaskan istilah motivasi berasal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu, yang menyebabkan individu tersebut bertindak atau berbuat. Motif tidak dapat diamati secara langsung, tetapi dapat diinterpretasikan dalam tingkah lakunya, berupa rangsangan dorongan,atau pembangkit tenaga munculnya suatu tingkah laku tertentu.
  6. Oemar Hamalik (2004:173)menjelaskan motivasi dapat berupa dorongan-dorongan dasar atau internal dan intensif diluar individu atau hadiah. Motivasi adalah proses membangkitkan,mempertahankan, dan mengontrol minat-minat.
  7. Pendapat lain mengenai motivasi juga dikemukakan oleh Dimyati dan Mudjiono(2009: 80) yang mengatakan bahwa motivasi dipandang sebagai dorongan mental yang menggerakkan dan pengarahkan perilaku manusia, termasuk perilaku belajar.
  8. Menurut Mulyasa (2003:112), Pengertian Motivasi merupakan tenaga pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah suatu tujuan tertentu. Peserta didik akan bersungguh-sungguh karena memiliki motivasi yang tinggi.
  9. Menurut Victor H. Vroom, motivasi adalah sebuah akibat dari suatu hasil yang ingin diraih atau dicapai oleh seseorang dan sebuah perkiraan bahwa apa yang dilakukannya akan mengarah pada hasil yang diinginkannya.
  10. Robbins dan Judge, motivasi adalah suatu proses yang menjelaskan intensitas, arah dan ketekunan individu agar dapat mencapai tujuannya.
Baca Juga  Membongkar Keajaiban Pesan Tersembunyi (Subliminal Messages)

Dari bebrapa pengertian di atas dapat dipahami jika motivasi merupakan suatu dorongan yang dimiliki seseorang untuk melakukan sesuatu, dan juga sebagai pemberi arah dalam tingkah lakunya, salah satunya dorongan seseorang untuk belajar atau bekerja.

Baca Juga: Hippocrates : 4 Karakter Manusia (Melankolis, Koleris, Plegmatis & Sanguinis) Pengertian dan ciri-cirinya!

Banggalah Jika Punya 5 Ciri Ini, Artinya Kamu seorang Ambivert! (Pengertian dan Ciri-cirinya)

10 Fakta Mengejutkan dan Apa Itu Introvert? (Wajib Baca)

Ekstrovert adalah? Pengertian & 4 Sifat Rahasia Yang Mereka Miliki

C. Fungsi Motivasi

Motivasi akan mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu, karena motivasi memiliki fungsi seperti:

  1. Mendorong manusia untuk berbuat, jadi sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. Motivasi dalam hal ini merupakan motor penggerak dari setiap kegiatan yang akan dikerjakan
  2. Menentukan arah perbuatan, yakni kearah tujuan yang hendak dicapai. Dengan demikian motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan sesuai dengan rumusan tujuannya
  3. Menyeleksi perbuatan yakni menentukan perbuatan-perbuatan apa yang harus dikerjakan yang serasi guna mencapai tujuan,dengan menyisihkan perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaatlagi bagi tujuan tersebut
  4. Mendorong timbulnya kelakuan atau suatu perbuatan. Perbuatan belajar  dan bekerja akan terjadi apabila seseorang tersebut memiliki motivasi,sebagai pengarah, artinya dapat menjadi jalan agar mampu menuju arah yang ingin dicapai, sebagai penggerak, berfungsi sebagai mesin bagi mobil.

Besar kecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu pekerjaan. Jadi motivasi lebih mengarah untuk meraih apa yang diinginkan, menentukan sikap atau tingkah laku yang akan dilakukan untuk mendapatkan apa yang diinginkan dan juga sebagai mendorong seseorang untuk melakukan aktivitas.

D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi

Sumber:www.esearchleap.com

Motivasi sebagai proses batin atau proses psikologis dalam diri seseorang, sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Faktor Internal

  • Pembawaan individu
  • Tingkat pendidikan
  • Pengalaman masa lampau
  • Keinginan atau harapan masa depan.

Selain itu faktor yang membuat orang merasa termotivasi dalam dirinya dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Persepsi individu mengenai diri sendiri yaitu apabila seseorang termotivasi atau tidak untuk melakukan sesuatu banyak tergantung pada proses kognitif berupa persepsi. Persepsi seseorang tentang dirinya sendiri akan mendorong dan mengarahkan perilaku seseorang untuk bertindak dan berusaha.
  • Harga diri dan prestasi faktor ini juga mendorong atau mengarahkan inidvidu (memotivasi) untuk berusaha agar menjadi pribadi yang mandiri, kuat, dan memperoleh kebebasan serta mendapatkan status tertentu dalam lingkungan masyarakat.
  • Harapan dan tujuan akan masa depan. Harapan ini merupakan informasi objektif dari lingkungan yang mempengaruhi sikap dan perasaan subjektif seseorang. Harapan merupakan tujuan dari perilaku.
  • Kebutuhan, manusia dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjadikan dirinya sendiri yang berfungsi secara penuh, sehingga mampu meraih potensinya secara total. Kebutuhan juga akan mendorong dan mengarahkan seseorang untuk mencari atau menghindari, mengarahkan dan memberi respon terhadap tekanan yang dialaminya.
  • Kepuasan kerja atau belajar lebih merupakan suatu dorongan afektif yang muncul dalam diri individu untuk mencapai goal atau tujuan yang diinginkan dari suatu perilaku.
Baca Juga  10 Fakta Mengejutkan dan Apa Itu Introvert? (Wajib Baca)

2. Faktor Eksternal

  • Pemimpin dan kepemimpinannya
  • Tuntutan perkembangan organisasi atau tugas
  • Dorongan atau bimbingan atasan

Selain itu faktor yang membuat orang merasa termotivasi dari luar dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Jenis dan sifat pekerjaan dorongan untuk bekerja pada jenis dan sifat pekerjaan tertentu sesuai dengan objek pekerjaan yang tersedia akan mengarahkan individu untuk menentukan sikap atau pilihan pekerjaan yang akan ditekuni. Kondisi ini juga dapat dipengartuhi oleh sejauh mana nilai imbalan yang dimiliki oleh objek pekerjaan dimaksud
  • Kelompok kerja dimana individu bergabung dapat mendorong atau mengarahkan perilaku individu dalam mencapai suatu tujuan perilaku tertentu. peranan kelompok atau organisasi ini dapat membantu individu mendapatkan kebutuhan akan nilai-nilai kebenaran, kejujuran, kebajikan serta dapat memberikan arti bagi individu sehubungan dengan kiprahnya dalam kehidupan sosial.
  • Situasi lingkungan pada umumnya setiap individu terdorong untuk berhubungan dengan rasa mampunya dalam melakukan interaksi secara efektif dengan lingkungannya
  • Sistem imbalan dapat mendorong individu untuk berperilaku dalam mencapai tujuan perilaku dipandang sebagai tujuan, sehingga ketika tujuan tercapai maka akan timbul imbalan.

Baca Juga: Bullying, (Pengertian, Peran, Penyebab dan Solusi)

5 Pengertian Persepsi Menurut Para Ahli, Faktor, Syarat dan Jenis

Intuisi, Pengertian dan Cara Mempertajam Intuisi, Lengkap!!

E. Jenis-jenis Motivasi

Motivasi dapat dibedakan berdasarkan jenis-jenisnya. Ada jenis motivasi yang terjadi karena keinginan seseorang yang ingin mendapatkan sesuatu. Jenis motivasi lain yaitu motivasi yang terjadi karena seseorang tersebut ingin mengejar target yang telah ditentukan agar berhasil sesuai dengan apa yang diharapkan.

1. Motivasi instrumental

Motivasi Instrumental merupakan dorongan yang membuat orang belajar atau bekerja karena ingin mendapatkan hadiah.

2. Motivasi sosial

Motivasi sosial menjadikan orang lebih terlibat dalam tugas.

3. Motivasi berprestasi

Seseorang yang belajar atau bekerja untuk meraih keberhasilan yang telah ditentukan, karena alasan itu orang tersebut memiliki motivasi

4. Motivasi instrinsik

Seseorang memiliki rasa ingin belajar dengan keinginannya sendiri karena mendapatkan dorongan dari motivasi instrinsik.

Pada dasarnya motivasi juga mengangandung beberapa komponen pokok, antara lain menggerakkan, mengarahkan, dan menopang atau menjaga tingkah laku.

Baca Juga  5 Pengertian Persepsi Menurut Para Ahli, Faktor, Syarat dan Jenis

F. Ciri-Ciri Orang Termotivasi

Pada dasarnya motivasi itu dapat muncul dari diri sendiri maupun dari orang lain, sehingga para siswa mampu meningkatkan motivasi belajarnya bisa karena dirinya sendiri maupun dari orang lain. Indikator orang termotivasi orang termotivasi dapat dilihat dari ciri-ciri yang ada pada diri orang tersebut.

Ciri-ciri orang termotivasi anatra lain tidak mudah putus asa dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, selalu merasa ingin membuat prestasinya semakin meningkat. Selain itu ada beberapa tingkah laku orang yang dapat dinilai jika orang tersebut sedang termotivasi.

  1. Tekun menghadapi tugas
  2. Ulet menghadapi kesulitan
  3. Menunjukkan minat terhadap macam-macam masalah
  4. Lebih senang bekerja mandiri
  5. Cepat bosan pada tugas-tugas yang rutin
  6. Dapat mempertahankan pendapatnya
  7. Tidak mudah melepaskan hal yang diyakini itu
  8. Senang mencari dan memecahkan masalah soal-soal
  9. Mampu menggunakan pemuasan keinginannya demi masa depan yang lebih baik
  10. Tidak tergugah untuk sekedar mendapatkan uang, status ataukeunggulannya tetapi lambang prestasilah yang dicarinya
  11. Adanya hasrat dan keinginan berhasil.

Semoga Bermanfaat!!

 

Sumber: Teori Motivasi

Arti Kata Motivasi

Kategori Motivasi

 

Apa Pendapatmu?

Check Also

5 Pengertian Persepsi Menurut Para Ahli, Faktor, Syarat dan Jenis