Pengen Sukses Dalam Usaha? WAJIB BACA: 7 Sifat Rahasia Entrepreneur Dunia

Dewasa ini semakin banyak pengusaha/ bahasa kerennya entrepreneur muda sukses di Indonesia

Faktanya, Mayoritasnya masih tergolong pengusaha muda yaitu usia 20 an lho!

Bagi Kalian para calon entrepreuneur, jangan mudah putus asa dan ayo manfaatkan peluang usaha.

Namun, untuk menapak jalan menuju kesuksesan, Kalian harus fokus pada hal-hal positif dan mendukung ketimbang reaksi negatif dari sekitar.

Sebagai contoh, Kalian bisa melihat kisah sukses yang inspiratif untuk memotivasi diri. Dengan belajar dari pengalaman dan sifat serta karakter mereka dalam merintis bisnis, Kalian juga bisa memulai bisnis dengan percaya diri.

Tonton Video - Cara Membaca Bahasa Tubuh

Penasaran dengan sifat-sifat RAHASIA pengusaha sukses  atau entreprenur kelas dunia? Melalui artikel berikut, mari kita simak sifat-sifat rahasia yang membuat entrepreneur sukses yang tentunya bisa menginspirasi Anda:

Sebelumnya, mari kita simak pengertian dari Entrepreneur itu sendiri.

Baca Juga: Teori Motivasi Kerja Menurut Para Ahli Lengkap!! Pengertian, Aspek, Teori, Faktor dan Daya Ukur Motivasi Kerja.

WAJIB BACA!! 10 Cara Mengembangkan Kreativitas Diri

Bersyukur Bikin SUKSES!!10 Alasan Kenapa Kalian Wajib Bersyukur!

 

A. Pengertian Entrepreneur

                    Sumber: Entrepreneur.com

Kata entrepreneur berasal dari bahasa Prancis, entreprendre, yang sudah dikenal sejak abad ke-17, yang berarti berusaha.

Dalam hal bisnis, entrepreneur adalah orang memulai sebuah bisnis. Sebagaian pendapat menggambarkan definisi
entrepreneur sebagai seseorang yang mengorganisir dan menanggung risiko sebuah bisnis atau usaha.

Menurut Thomas W. Zimmerer (2008) entrepreneur adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.

Menurut Andrew J. Dubrin (2008) entrepreneur adalah seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif.

Entrepreneur adalah seorang yang mampu memnfaatkan peluang. Entrepreneur adalah orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Entrepreneur adalah seseorang yang mempunyai visi, semangat, dan melakukan tindakan – tindakan nyata dalam usaha menciptakan dan mengembangkan sendiri sumber – sumber income nya tanpa bergantung semata-mata kepada orang lain.

Dapat disimpulkan bahwa entrepreneur adalah seseorang yang mempunyai visi dan semangat serta memanfaatkan peluang yang ada dengan berinovasi dan memberdayakan sumber daya yang ada.

B. Sifat-sifat entrepreneur

 Sumber: jobcreationnetwork.com

Beberapa sifat – sifat yang kebanyakan dimiliki para entrepreneur sukses adalah sebagai berikut :

1. Percaya diri

Sifat utama dari percaya diri dimulai dari pribadi yang mantap, tidak mudah terombang ambing oleh pendapat dan saran orang lain, melainkan menggunakan sebagian saran tersebut sebagai masukan.

Kepercayaan diri merupakan suatu paduan sikap dan keyakinan seseorang dalam menghadapi tugas.

Baca Juga  Cara Mudah Deteksi Kebohongan Lewat Mata! | Eye Accessing Cues

Dalam praktik sikap dan kepercayan ini merupakan sikap dan keyakinan untuk memulai melakukan dan menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan yang dihadapi.

Oleh sebab itu, kepercayaan diri memiliki nilai keyakinan, optimisme, individualitas dan ketidaktergantungan.

Sesorang yang memiliki kepercayaan diri cenderung memiliki keyakinan akan kemampuannya untuk mencapai keberhasilan.

Sifat-sifat percaya diri dimulai dari pribadi yang mantap, tidak mudah terombangambing oleh pendapat dan saran orang lain.

Kepercayaan diri juga ditentukan oleh kemandirian dan kemampuan sendiri. Seseorang yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi, relatif lebih mampu menghadapi dan menyelesaikan masalah sendiri tanpa menunggu  bantuan orang lain.

Kunci keberhasilan adalah untuk memahami diri sendiri. Oleh sebab itu wirausaha yang sukses adalah wirausaha yang mandiri dan percaya diri. kepercayaan diri merupakan suatu paduan keyakinan dan sikap kemandirian, serta optimisme seseorang dalam menghadapi tugas.

2. Berorientasi pada tugas dan hasil

Sifat seorang entrepreneur tidak mengutamakan Prestige dahulu melainkan focus kepada prestasi yang ingin di capai.

Wirausaha tidak mengutamakan prestise dulu, tetapi prestasi kemudian. Ia berharap pada prestasi baru kemudian setelah berhasil prestisenya akan meningkat.

Entrepreneur yang selalu memikirkan prestise dulu dan prestasi kemudian, usahanya tidak akan mengalami kemajuan.

Seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah orang yang selalu mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi, berorientasi pada laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energik, dan berinisiatif (selalu ingin mencari dan memulai sesuatu).

Dalam bekerja selalu mendahulukan hasil kerja atau prestasi, tidak malu atau gengsi dalam melakukan pekerjaan, memiliki tekad yang kuat dalam bekerja.

3. Pengambilan resiko

Ciri pengambilan resiko berpengaruh penting dalam dunia wirausaha yang penuh dengan resiko dan tantangan.Hal penting yang harus diperhatikan adalah bahwa bagaimana seorang entrepreneur mengambil sebuah resiko dengan penuh pertimbangan.

Kemauan dan kemampuan mengambil resiko merupakan salah satu nilai utama dalam kewirausahaan. Keberanian untuk menanggung resiko yang menjadi nilai kewirausahaan adalah pengambilan resiko yang penuh dengan perhitungan dan realistik.

Kepuasan yang besar diperoleh apabila berhasil dalam melaksanakan tugas-tugasnya secara realistik. Situasi resiko kecil dan situasi resiko tinggi dihindari karena sumber kepuasan tidak mungkin didapat pada masing-masing situasi tersebut.

Artinya, entrepreneur menyukai tantangan yang sukar namun dapat dicapai .

Entrepreneur tidak takut menjalani pekerjaan dengan resiko besar selama mereka telah memperhitungkannya akan berhasil mengatasi resiko itu.

Mereka menyadari bahwa prestasi besar hanya mungkin dicapai jika mereka bersedia menerima resiko sebagai konsekuensi terwujudnya tujuan.

Baca Juga  4 Dampak Buruk Eksistensi Budaya Patriarki di Indonesia Bagi Perempuan

Entrepreneur dalam melakukan kegiatan usahanya penuh dengan resiko dan tantangan, seperti persaingan, harga turun naik, barang tidak laku dan sebagainya. Tetapi semua tantangan ini harus dihadapi dengan penuh perhitungan.

Jika perhitungan sudah matang baru membuat pertimbangan dari berbagai macam segi. Dan dalam hal ini pengambilan resiko merupakan penambilan resiko yang dengan penuh perhitungan dan realistik, menyukai tantangan yang sukar namun dapat dicapai.

4. Kepemimpinan

                Sumber: aaconsulting.co.in

Dalam diri seorang entrepreneur mutlak memiliki jiwa kepemimpinan.Seorang pemimpin yang baik harus mendengar saran dan kritik dari bawahannya demi kemajuan kinerja perusahaan.

Seorang entrepreuner yang berhasil selalu memiliki sifat kepemimpinan, kepeloporan, keteladanan. Ia selalu ingin tampil berbeda, lebih dulu, lebih menonjol. Ia selalu memanfaatkan perbedaan sebagai sesuatu yang menambah nilai.

Ia selalu ingin bergaul untuk mencari peluang, terbuka untuk menerima kritik dan saran yang kemudian dijadikan peluang.

Seorang entrepreneur adalah seseorang yang selalu dapat menyesuaikan diri dengan organisasi yang dipimpinnya, berpikiran terbuka dengan mau mendengar kritik dan saran dari bawahan, dan bersifat responsif terhadap masalah-masalah yang dihadapi.

Sifat kepemimpinan memang ada dalam diri masing-masing individu, maka sifat kepemimpinan tergantung pada masing-masing individu dalam menyesuaikan diri dengan organisasi atau orang yang dipimpin.

Ada pemimpin yang disenangi oleh bawahan, mudah memimpin sekelompok orang, ia diikuti dan dipercaya oleh bawahan.

Tapi ada pula pemimpin yang tidak disenangi bawahan atau tidak senang pada bawahannya, ia mau mengawasi bawahannya tapi tidak ada waktu untuk itu.

Menanam kecurigaan pada orang lain pada suatu ketika akan berakibat tidak baik pada usaha yang sedang dijalankan. Maka wirausaha sebagai pemimpin yang baik harus mau menerima kritik dan saran dari bawahan serta harus bersifat responsif. .

5. Keorisinilan

Yang dimaksud dengan orisinil disini adalah seorang entrepreneur tidak hanya mengekor kepada orang lain, tetapi memiliki pendapat sendiri, ide yang orisinil dan mampu merealisasikan ide tersebut.

Nilai inovati, kreatif, dan fleksibilitas merupakan unsur-unsur keorisinilan seseorang. Entrepreneur yang inovatif adalah orang-orang yang kreatif dan yakin dengan adanya cara-cara baru yang lebih baik dengan ciri-ciri :

  • tidak pernah puas dengan cara-cara yang dilakukan saat ini, meskipun cara tersebut cukup baik.
  • selalu menuangkan imanjianasi dalam pekerjaannya.
  • selalu ingin tampil beda atau memanfaatkan perbedaan.
  • Kreatif dari akronimnya sendiri dapat diartikan sebagai keinginan untuk maju, rasa ingin tahu yang kuat, enthusiasme (antusiasme/semangat) yang besar, analisis yang sistematis, terbuka untuk menerima saran dan pendapat orang lain, inisiatif yang menonjol, berani mengambil keputusan dan langkah yang berbeda dari orang lain, dan pikiran yang terkonsentrasikan pada satu pokok pemikiran.
  • Rasa ingin tahu yang kuat itu sendiri, yakni mencari sumber informasi, dengan membaca, bertanya pada orang yang berpengetahuan dan berpengalaman dalam bidang profesi dan pengetahuan.
Baca Juga  10+ Prospek Lapangan Kerja Lulusan Psikologi

Sifat orisinil tidak selalu ada pada diri seseorang, yang dimaksud orisinil adalah tidak hanya mengekor pada orang lain tapi memiliki pendapat sendiri dan ada ide yang orisinil untuk melaksanakan sesuatu.

Orisinil tidak berarti baru sama sekali, tapi hal tersebut mencerminkan hasil kombinasi baru dari komponen komponen yang sudah ada sehingga melahirkan sesuatu yang baru.

6. Berorientasi kepada masa depan

Seorang entrepreneur haruslah perspektif, mempunyai visi kedepan. Sebab, sebuah usaha bukan didirikan untuk sementara tetapi untuk selamanya.

Untuk menyiapkan visi yang jauh kedepan, entrepreneur perlu menyusun perencanaan dan strategi yang matang.

Entrepreneur harus perseptif, mempunyai visi ke depan, apa yang akan dilakukan dan apa yang ingin dicapai. Karena sebuah usaha bukan didirikan untuk sementara tapi selamanya.

Maka faktor kontinuitas harus dijaga dan pandangan harus ditujukan jauh ke depan. Untuk menghadapi pandangan jauh ke depan seorang wirausaha akan menyusun perencanaan dan strategi yang matang, agar jelas langkah-langkah yang akan dilaksanakan.

Orang yang berorientasi kemasa depan adalah orang yang memiliki persepektif dan pandangan ke masa depan. Karena memiliki pandangan yang jauh kemasa depan, maka ia selalu berusaha untuk berkarsa dan berkarya.

7. Kreativitas dan inovasi

Kreativitas merupakan kemampuan mengembangkan ide yang baru, dan menemukan cara yang baru dalam melihat peluang ataupun problem yang akan  dihadapi.

Inovasi adalah kemampuan untuk menggunakan solusi kreatif dalam mengisi peluang sehingga dapat membawa manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Baca Juga: WAJIB BACA!! 10 Cara Mengembangkan Kreativitas Diri

3. Karakter entrepreneur

               Sumber: eship.ox.ac.uk

Terdapat beberapa karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur , yaitu :

  1. Creation, menciptakan suatu peluang bisnis dari peluang yang ada
  2. Innovation, mengembangkan inovasi dalam lingkup bisnisnya yang meliputi produk baru, proses, market, material dan organisasi.
  3. Risk Undertake, setiap entrepreneur menerima dan mengambil resiko bahwa bisnis yang dijalankannya mungkin akan mengalami kerugian atau kegagalan.
  4. General Management, pemilik bisnis harus dapat mengelola dan mengalokasikan sumber dayanya yang terbatas, dan yang terakhir adalah performance intention, menciptakan pertumbuhan yang tinggi dan menghasilkan laba.

 

Semoga Bermanfaat!!

 

Sumber: Entrepreunership

Konsep Kewirausahaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Menguji Adrenalin Ternyata Berbahaya Dan Meningkatkan Stress

 Sering Uji Adrenalin? Baca Nih! Adrenalin atau yang juga dikenal sebagai epinefrin merupa…