Dalam artikel ini saya akan membahas satu teknik untuk memperlambat dan mempercepat waktu,

Sebagaimana kita tahu bahwa waktu adalah resource paling penting yang kita miliki. Semua hal bisa dibeli, namun waktu tak akan pernah bisa dibeli.

Pernahkah kalian merasakan di satu momen waktu terasa sangat cepat dan di momen lain sebaliknya, waktu terasa sangat lama?

Coba ingat-ingat kembali, ketika waktu sekolah dulu. Waktu jam pelajaran yang boring, malahan waktu terasa sangat lama dan di momen-momen yang menggembirakan waktu berlalu begitu cepat.

Pada momen tersebut, sebenarnya waktu berlalu sama saja seperti biasa. Yang berbeda adalah persepsi kita tentang waktu. Bahkan menurut pengakuan beberapa atlit, mereka mengaku dapat melihat pergerakan bola sedikit lebih lambat sehingga mereka bisa memikirkan gerakan respon mereka.

Menarik bukan apa yang di lakukan oleh otak kita? Otak kita membuat hal-hal yang menyenangkan terasa lebih cepat, sehingga kita mudah untuk menghabiskan banyak waktu di hal tersebut. Karena hal menyenangkan diterjemahkan oleh otak kita sebagai hal yang penting.

Oke…

kalau saya pribadi menginginkan waktu terasa lebih lama ketika hal itu menyenangkan, sehiingga saya bisa lebih menikmati tiap detiknya. Bagaimana caranya?

Sebelumnya, mari berkenalan dengan sebuah effect yang bernama chronostasis atau mudahnya efek berhentinya waktu sebentar ketika seseorang mengamati jam atau waktu.

Kalian tentu pernah ketika di kelas dan pelajaran yang tidak kalian sukai, kalian melihat bolak-balik ke jarum jam. Dan semakin lama terlihat jarum detik jamnya semakin lambat bergerak. Hal itu adalah fenomena chronostasis.

Oke, mari kita coba.

Sekarang kamu siapkan jam analog atau jam digital yang perubahan detiknya terlihat.

Sekarang lihat jam-nya, kemudian alihkan pandangan-mu kekiri atau kekanan tanpa menolehkan kepala. Kepala tetap menghadap ke jam. Lalu kembali lihat ke jam-nya.

Lakukan berulang kali, amati detik jam-nya, kemudian alihkan pandangan dengan cepat dan langsung kembali kejam-nya.

Pada beberapa gerakan maka detik jam-nya akan terasa semakin melambat.

Hal ini bisa terjadi karena ketika kita menggerakkan pandangan atau yang disebut saccade, maka gambar yang di tangkap mata kita akan nge-blur. Namun untuk menjaga agar kita tidak mengalami dis-oreientasi ketika melakukan saccade, otak kita akan menghilangkan beberapa gambar yang blur agar kita tidak merasa pusing atau mual.

Baca Juga  Cara Cepat Memprogram Pikiran Agar Melupakan Kenangan Tertentu

Sesaat ketika kita berhenti setelah saccade dan memperhatikan jarum jam. Otak kita butuh mengkopensasi beberapa gambar yang hilang tadi diganti dengan gambar baru yang kamu lihat saat ini, sehingga otak kita lebih banyak mengambil gambar waktu kamu memperhatikan jarum jam alhasil kita merasa jarum jam-nya semakin lama.

Oke, kalian bisa mencoba menggunakan teknik itu agar persepsi waktu kalian terasa lebih lama. Dan menurut saya yang juga penting adalah …

kesadaran akan waktu

KESADARAN

Biasanya ketika kita menikmati suatu momen, maka pikiran kita lepas dan tidak pernah menyadari sepenuhnya. Karena emosi bahagia tinggi kebanyakan kita akan terlena dengan keadaan.

Maka dari itu kalau kamu ingin lebih lama menikmati momen ini, kamu bisa membangun kesadaran tiap detiknya. Bisa sambil menikmati keadaan kamu mengamati tiap nafasmu, atau menghitung detik demi detik.

Cara Meditasi Ini Bisa Merubah Hidup Anda 365% Lebih Baik.

Oke, anda pasti sudah paham.

Dan untuk kebalikannya? bagaimana mempercepat waktu, maka anda tentu sudah terbiasa mempercepat waktu dengan bermain HP atau bermain game, kegiatan-kegiatan tersebut membuat kesadaran kita akan waktu menurun.

Dan kalau anda tidak memiliki bahan untuk mempercepat waktu, anda bisa menggunakan otak anda. Entah untuk berimajinasi, atau bermain-main dalam otakmu. Sekuat mungkin coba kecoh pikiranmu tentang waktu.

Sekian penjelasan singkat mengenai teknik eknik Memperlambat dan Mempercepat Waktu…

Semoga bermanfaat. Stay Aware!

 

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2020 baca pikiran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Cara Mudah Deteksi Kebohongan Lewat Mata! | Eye Accessing Cues