Lesbi Dan Ciri- Cirinya Dalam Perspektif Ilmiah

Lesbi adalah sebuah hubungan emosional yang melibatkan rasa, cinta dan kasih sayang dua manusia yang memiliki jenis kelamin sama yakni perempuan.

Baca Juga:

Tidak semua lesbian dapat dikenali sejak masa kanak-kanak, tetapi beberapa karakteristik dapat memberikan dugaan bahwa mereka akan menjadi homoseks, diantaranya sifat tomboy.

Di dalam kelompok lesbi terdapat semacam label yang muncul karena dasar karakter atau penampilan yang terlihat pada seorang lesbi yaitu, Butch, Femme dan Andro. Istilah lesbi di bagi menjadi beberapa sebagai peran mereka
akan jadi apa antaranya sebagai berikut: Butch (B) adalah lesbi yang berpenampilan tomboy, kelaki-lakian, lebih suka berpakaian laki-laki (kemeja laki-laki, celana panjang, dan potongan rambut sangat pendek). Femme (F)
adalah lesbian yang berpenampilan feminim, lembut, layaknya perempuan heteroseksual biasanya, berpakaian gaun perempuan.

Sedangkan Andro atau Androgyne (A) adalah perpaduan penampilan antara butch dan femme. Lesbi
ini bersifat lebih fleksibel, artinya dia bisa saja bergaya tomboy tapi tidak kehilangan sifat feminimnya, tidak risih berdandan dan mengenakan make up, menata rambut dengan gaya feminim, dan sebagainya.

Tonton ini, dan ingatan anda akan meningkat seketika

Butch atau lebih popular dengan istilah butchy seringkali mempunyai stereotype sebagai pasangan yang lebih dominan dalam hubungan seksual. Terkadang dalam hubungannya adalah satu arah sehingga butch lebih digambarkan sebagai sosok yang tomboy, aktif, agresif, melindungi dan lain- lain.

Faktor- faktor penyebab Lesbi

lesbi images

a.  Faktor genetic

Pada orientasi homoseksual telah terbukti pada penelitian angka kejadian homoseksualitas diantara kembar identik, kembar heteroziogot dan saudara kandung. Penelitian pada saudara kandung menunjukkan angka kejadian homoseksual lebih tinggi (48-66%) ini menunjukkan bahwa faktor genetik memegang peranan penting tetapi bukan satu satunya faktor yang berperan terhadap terjadinya lesbi.

b. Faktor hormonal

Keseimbangan hormon androgen sebelum dan saat dewasa. Hormon androgen prenatal diperlukan untuk perkembangan genitalia eksternal laki-laki pada fetus dengan genetik laki-laki. Pada kasus yang dikenal sebagai Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH), yaitu suatu kondisi dimana secara kongenital terdapat defek dari suatu enzim sehingga terjadi suatu produksi hormon androgen secara berlebihan. Jika terjadi pada bayi perempuan maka akan mengakibatkan maskulinisasi pada bayi perempuan tersebut.

Baca Juga  Narcissistic Personality Disorder : Gangguan Kepribadian Gila Eksis

c. Teori Psikososial

Beberapa teori perkembangan orientasi homoseksual menghubungkan dengan pola asuh, trauma kehidupan, dan tanda-tanda psikologis individu, yaitu :

  • Pola asuh, Freud mempercayai bahwa indvidu lahir sebagai biseksual dan hal ini dapat membawa tendensi homoseksualitas laten. Freud juga berpendapat individu juga dapat terfiksasi pada fase homoseksual
    sejak mengalami hal-hal tertentu dalam kehidupannya, misalnya mempunyai hubungan yang buruk dengan ibunya dan lebih sayang pada ayahnya tetapi ketika ayahnya meninggal ia gagal mengalihkan rasa sayang kepadaa ibu dan terlebih lagi ibu menikah lagi tanpa sepengetahuannya dan ayah tiri yang sewenang- wenang terhadap ibunya. Hubungan orang tua dan anak yang seperti ini dapat menyebabkan rasa bersalah dan kecemasan yang mendorong menjadi homoseksual atau lesbi.
  • Trauma kehidupan, Pandangan lama juga menganggap bahwa lesbianisme terjadi karena adanya dendam, tidak suka, takut atau tidak percaya terhadap laki-laki. Pandangan ini juga menganggap bahwa lesbi adalah pilihan kedua setelah heteroseksual walaupun tidak merefleksikan suatu kekurangan pengalaman berhubungan heteroseksual maupun mempunyai riwayat hubungan heteroseksual yang tidak menyenangkan. adanya trauma kehidupan misalnya patah hati yang terus menerus, merasa tidak mampu menarik perhatian lawan jenis dan adanya berbagai trauma dalam kehidupan yang menjadi pemicu dan salah satu latar belakang memilih jalan sebagai seorang homoseksual atau lesbi.
  • Tanda- tanda psikologik, perilaku kanak-kanak terutama dalam hal bermain dan berpakaian juga dianggap dapat menentukan homoseksualitas di kemudian hari. Anak laki-laki yang bermain boneka, memakai baju ibu, atau tidak menyukai permainan laki-laki disebut sissy dan jika perempuan tidak menyukai permaian perempuan dan senang bermain dengan teman laki-laki disebut tomboy.

Tahap-Tahap Perkembangan Lesbi

Tahap-tahap dalam perkembangan lesbi antara lain :

a. Sensitisasi

Pada tahap ini anak memiliki perasaan yang berbeda dari kelompoknya dengan jenis kelamin yang sama tanpa mengetahui alas an perbedaan perasaan ini. Perasaan ini tidak spesifik dan non seksual. Fase ini terjadi sebelum masa remaja awal diketahui terdapat perbedaan orientasi seksual seperti perasaan dan perilaku, mungkin dipertimbangkan perilaku seksual.

Baca Juga  Bunuh Diri, Faktor Dan Pencegahannya

b. Kebingungan identitas (identity confusdion)

Mulai terjadi daya tarik terhadap teman sesama jenis sering kehilangan daya tarik terhadap teman lain jenis. Fase ini terjadi pada remaja awal beberapa diantaranya mencoba melakukan aktivitas seksual. Berapa remaja mencoba untuk menolak (denial) atau merubah perasaan homoseksualnya beberapa menunjukkan sikap yang memusuhi pada lesbi atau homoseksual.

Remaja yang diidentifikasi sebagai homoseksual akan mempunyai kecenderungan yang kuat terhadap penyalahgunaan obat, depresi dan suicide. Remaja yang mengalami homoseksual atau lesbi yang menghindar dari perasaan homoseksual atau lesbian ke dunia luar (outside world) (in the closet) energinya sebagian besar dihabiskan untuk menghindar dan bersembunyi dari kecenderungan perasaan seksuilnya ada juga yang menghabiskan energinya pada bidang akademis, olahraga.

c. Asumsi identitas (identity assumption)

Pada tahap ini remaja mulai menerima dirinya sebagai lesbi atau homoseksual yang terjadi pada remaja lanjut (usia 18-21 tahun). Remaja ini mulai memperlihatkan orientasi seksualnya kepada teman-temannya atau mereka mempunyai teman dengan ciri sendiri. Pengungkapan orientasi ini mempunyai resiko sendiri yaitu penolakan dari kelompoknya atau anggota keluarga, sehingga anak akan lari dari rumahnya. Remaja ini mulai memperoleh penghasilan dengan bergabung kelompok lesbi atau homoseksual.

d. Komitmen (comitment)

Remaja homoseksual atau lesbi sampai pada dewasa dini akan menyadari dan menerima dirinya dan masyarakat lebih mengenal sebagai lesbi atau homoseksual. Ia merasa mendapat kepuasan dan tidak mau berubah identitas seksualnya. Pengungkapan pada anggota keluarga sangat mungkin dan kemungkinan besar melakukan hubungan intim.

Tipe-Tipe Lesbi

tipe tipe lesbian

Homoseksual atau lesbi berdasarkan konflik psikis dapat dibedakan menjadi dua:

a. Homoseksual egosintonik (sinkron dengan egonya).

Seorang homoseksual ego sintonik adalah seorang seorangh homoseksual atau lesbi yang merasa tidak terganggu oleh orientasi seksualnya, tidak ada konflik bawah sadar yang ia alami serta tidak ada desakan atau dorongan atau keinginan untuk mengubah orientasi seksualnya.

Orang homoseksual ego sintonik mampu mencapai status pendidikan, pekerjaan dan ekonomi sama tingginya dengan orang-orang heteroseksual. Seorang lesbi akan lebih mandiri, fleksibel, dominan, dapat mencukupi kebutuhannya sendiri dan tenang. Kelompok ini mampu menjalankan fungsi sosial dan seksualnya secara efektif karena mereka tidak mengalami kecemasan dan kesulitan psikologis dengan orientasi seksualnya.

Baca Juga  Waspada! ini 11 Penjelasan Arti Mimpi Secara Psikologis

b. Homoseksual egodistonik (tidak sinkron dengan egonya)

Homoseksual atau lesbi yang mengeluh dan terganggu akibat konflik psikis. Ia senantiasa tidak atau terangsang oleh lawan jenis dan hal ini menghambatnya untuk memulai dan mempertahankan hubungan heteroseksual yang sebetulnya didambakannya. Konflik psikis tersebut menyebabkan perasaan bersalah, kesepian, malu, cemas dan depresi. Karenanya homoseksual ego distonik dianggap sebagai gangguan psikososial.

Tipe lesbi selain berdasarkan konflik psikis juga terdapat tipe lesbi berdasarkan sexologist. Berdasarkan sexologist wanita homoseksual dapat dibedakan menjadi:

  • Tipe Congenital, Yang termasuk dalam tipe ini adalah lesbi yang memposisikan dirinya sebagai laki-laki atau maskulin
  • Tipe Pseudolesbian, Yang termasuk dalam tipe ini adalah lesbi yang juga menjalin hubungan secara heteroseksual atau juga lesbian yang telah menikah tetapi juga suka dengan sesama jenis.

Pola Kehidupan Psikososial Lesbi

Lesbi seperti halnya heteroseksual mereka juga beraktifitas sosial. Dalam bidang pekerjaan mereka juga terdiri dari bermacam-macam profesi. Dalam hubungan dengan kaum heteroseksual, kaum lesbi memperlihatkan sikap yang bervariasi antara akrab, acuh dan menjaga jarak.

Hal ini tergantung pada penerimaan mereka terhadap homoseksualitasnya. Di dalam kelompok lesbian sendiri mempunyai saluran dan media komunikasi yang bermacam-macam tergantung pada tingkat sosio ekonominya. Ada yang menggunakan taman kota, tempat-tempat terbuka, jalanan dan ada juga yang menggunakan bar atau diskotik bahkan hotel untuk mencari kontak dengan pasangannya.

Dalam berkomunikasi antara sesama lesbian ada beberapa tema khusus dan lambang bahasa yang khas. Pola pesan komunikasi verbal lesbi umumnya berorientasi pada hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan seksual. Dalam melakukan kegiatan seksual kaum homoseksual atau lesbi secara umum menyerupai kaum heteroseksual, tetapi kaum lesbian lebih senang bereksperimen dan penuh perhatian.

Berbeda pada kaum heteroseksual, pembatasan perilaku seksual diantara mereka lebih sedikit. Perbedaan pada gaya dan tekhnik pembangkitan gairah seksual tergantung pada tempat, waktu dan keadaan. Walaupun demikian keterbukaan seksual lebih besar pada pasangan tetap. Perasaan senang dan rileks untuk melakukan hubungan seksual tergantung pada keleluasaan pribadi dan lingkungan yang menyenangkan.

 

Definisi Lesbi Lengkap

Apa Pendapatmu?

Check Also

Perempuan, Tubuh Dan Standar Kecantikan

Perempuan sangat amat memikirkan kecantikan. Bahkan sesama perempuanpu  sering menganggap …