Fanny J Crosby: Motivator, Lirikus, Spiritual Fenomenal Di tengah Disabilitas

Frances Jane Crosby (March 24, 1820 – February 12, 1915)

Fanny Crosby merupakan lirikus paling terkenal untuk lagu-lagu Kristen Protestan . Sebagian besar rang tahu , jika  dia merupakan lirikus terbesar sepanjang sejarah. Meskipun buta yang dia dapatkan setelah lahir, dia menulis lebih dari 8000 lagu. Fanny juga terkenal dengan khotbah dan ceramahnya. Selama hidupnya ia adalah wanita terbaik di Amerika Seritkat

Saat ini , lagu-lagu dia seperti pujian-pujian cukup di kenal di seluruh dunia dipenuhi oleh karya beberapa di antaranya seperti : “Blessed Assurance”, “Jesus Is Tenderly Calling You Home”, “Praise Him, Praise Him”, and “To God be the Glory“.

Baca Juga: Biografi Singkat “John Nash” Pengidap Skizofrenia Peraih Nobel

A. Kehidupan awal 

Fanny Crosby lahir di Southeast, Putnam County, New York. Orang tuanya bernama John and Mercy Crosby merupakan orang miskin. Pada saat dia umur 6 minggu dia menderita demam dan radang mata. Dokter dari keluarga tidak ada dan beberapa tetangga datang kepadanya memberi mustrad dan menganjurkan dia untuk mengkonsumsinya karna di sebut dapat menghilangkan radang. Tapi justru menjadikan dia buta.

Ayah Fanny Crosby meninggal waktu dia berumur satu tahun. Jadi Fanny Crosby dibesarkan oleh ibu dan neneknya. Ibu dan nenek Fanny  Crosby merupakan orang Kristen taat dan merekalah yang membawa Fanny dengan prinsip-prinsip Kristen, misalnya dalam menghafalkan kitab suci. Fanny Crosby menjadi anggota aktif dari John Street Methodist Episcopal Church di kota New York.

Kecerdasan Buatan (AI) Berpotensi Menghancurkan Manusia?

Pada umur 15 tahun Fanny Crosby pergi ke sekolah khusus untuk orang buta (sekarang menjadi the New York Institute for Special Education). Di sini dia tinggal selama tujuh tahun. Selama itu Fanny Crosby belajar untuk memainkan piano, gitar dan juga menyanyi. Pada tahun 1843 dia mengikuti group ke Washington DC untuk mendukung pendidikan bagi oramg-orang buta.

Pada tahun 1847 – 1858, Fanny Crosby bergabung dengan fakultas di New York, dia mengajar Sejarah dan bahasa Inggris. Dia juga menikah dengan dengan musisi buta yaitu Alexander Van Alstyne. Mereka mempunyai satu anak perempuan yang meninggal saat kanak-kanak. Kemudian di susul oleh suaminya Alexander yang meninggal tahun 1902.

Baca Juga  Curhat Dan Sandiwara Para Pengguna Medsos

B. Awal Mula Menulis

Menurut catatan, Fanny Crosby menulis pada saat usianya 8 tahun. Tulisannya terbit pertama kali saat dia  usia 24 yang berjudul Blind Girl and Other Poems ( tahun 1844), diikuti dengan by Monterey and Other Poems (tahun 1853) dan A Wreath of Columbia’s Flowers (tahun 1858). Dia juga menulis lagu sekular dengan musik dari George Root yaitu (Rosalie, the Prairie Flower), di sini dia sukses dan menerima Royality 3000$, spada saat itu meupakan nominal yang sangat besar.

Fanny Crosby juga tidak pernah sedih dan menyesali kondisi fisiknya dan dengan cacatnya. Pada usia 9 tahun dia menulis:

Ohh, what a happy soul I am,
Although I cannot see;
I am resolved that in this world
Contented I will be.
How many blessings I enjoy,
That other people don’t;
To weep and sigh because I’m blind,
I cannot, and I won’t.”

Oh betapa bahagianya aku, meskipun aku tidak dapat melihat
Aku katakan kepada dunia
Betapa nyaman dan bahagia nya aku
Betapa banyak berkat yang aku nikmanti
sementara yang lain tidak
Untuk menangis dan berkeluh karena aku buta
aku tak dapat, dan aku tak akan.

Fanny mengatakan jika dia lebih senang buta,

Dia juga mengatakan: “jika aku kesurga, wajah yang aku lihat terlebih dahulu adalah wajah juru selamatku”

Fanny Crosby membuat syair dan lagu seluruhnya pada pemikirannya dan kemudian dia mendiktekan kepada yang lain. Dia berkata bahwa Dia dapat mengingat 12 lagu sekaligus sebelum Dia mendiktekan kepada orang lain

Sebuah sampul buku yang berjudul “A Hymn of Thanksgiving” Lagu pertama yang dia buat adalah lagu dengan musik yang diubah oleh William B. Bradbury, seorang musisi dan penerbit terkemuka. Lagu ini disebut There’s a Cry from “Macedonia”. Fanny menulis untuk Bradbury dan komponis lain seperti Philip Phillips, Hubert P. Main, Dr. Lowry, Dr. W. H. Doane, Ira D. Sankey, Mr. W. F. Sherwin, and Phoebe Knapp.

Phoebe Knapp Phoebe merupakan seorang yang kaya dan pandai memainkan organ, dia juga senang menciptakan melodi untuk lagu rohani. Pada tahun 1873, saat Fanny Crosby berumur 53 tahun, pada suatu hari Phoebe datang ke rumah Fanny Crosby. “Tante Fanny, saya baru saja menciptakan melodi untuk lagu rohani. Coba dengarkan ya, saya akan memainkannya”.

Phoebe lalu duduk di depan piano dan mulai memainkan melodi lagu ciptaannya. Fanny Crosby menurut kesaksiannya sendiri tidak pernah mengarang syair lagu rohani tanpa terlebih dahulu berdoa. Jadi mungkin sekali pada saat itu Fanny berlutut sejenak untuk berdoa. Phoebe selanjutnya memainkan melodi lagu ciptaannya untuk kedua kalinya, lalu untuk ketiga kalinya. Sambil menoleh  kepada tante Fanny, dia bertanya “Tante Fanny, apa yang dikatakan oleh not-not yang saya mainkan tadi?”

Pada saat itu juga Fanny berkata : “Blessed assurance Jesus is mine” (Ku berbahagia yakin teguh). Dalam waktu tidak lebih dari 5 menit, keseluruhan syair lagu itu yang terdiri dari 3 bait selesai dikarang oleh Fanny Crosby.

Baca Juga  Kumpulan Renungan Pagi Dan Motivasi Pemicu Semangat

Para pemimpin Amerika sangat tersentuh dengan puisi-puisi Fanny Crosby. Dan sejak saat itu dia banyak berteman dengan para pemimpin negara Amerika, termasuk berteman dengan beberapa presiden Amerika. Fanny juga menjadi guru di sekolah tempat dia belajar. Dalam kemasyhuran Fanny, Fanny merasa kekosongan dalam hatinya

C. Sebelum meninggal Fanny sudah menulis sedikitnya 8000 lagu

Fanny Crosby sangat terkenal pada masa hidupnya dan sering berjumpa dengan presiden, jenderal dan orang-orang ternama. Dia melagukan “Safe in the Arms of Jesus” pada pemakaman dari President Grant’s. Pada usia senja dia juga terkenal sebagai ahli pidato.

Pada nisan kubur Fanny Crosby terdapat kata -kata: ” bibi Fanny dan “Blessed assurance, Jesus is mine. Oh, what a foretaste of glory divine.” Eliza Hewitt membuat syair sebagai kenangan pada waktu Fanny meninggal

Away to the country of sunshine and song,
Our songbird has taken her flight,
And she who has sung in the darkness so long
Now sings in the beautiful light.

Fanny di makamkan di Mountain Grove Cemetery, Bridgeport, Connecticut.

Pada tahun 1975, nama Fanny di masukkan dalam Gospel Music Hall of Fame.

 

Sumber: Fanny Crosby

Apa Pendapatmu?

Check Also

Curhat Dan Sandiwara Para Pengguna Medsos

Curhat di media sosial  sering kali di jadikan tempat pilihan oleh sebagian besar masyarak…