Curhat Dan Sandiwara Para Pengguna Medsos

Curhat di media sosial  sering kali di jadikan tempat pilihan oleh sebagian besar masyarakat dunia. Isi curhatan bisa bermacam-macam tergantung situasi dan kondisi mood seseorang.

Ketika sedang bahagia, ekspresi yang dituangkan di twitter, facebook, instagram pun berupa kata kata bahagia. Namun ketika sedang bad mood kicauan pun berisi kata kata yang bernada sedih, putus asa, dan lain-lain.

Kehadiran media sosial membuat kebanyakan orang mendadak hobi curhat. Baik itu dari cerita rutinitasnya dalam bekerja ataupun kisah hubungan asmara. Semakin menarik cerita, akan berbalas dengan jumlah likelove juga retweetviews bahkan followers, dan juga komentar. Namun, seringkali kisah yang diangkat semakin kebablasan. Persoalan dan juga masalah internal yang harusnya tabu diungkap ke publik, saat ini diumbar secara gamblang.

Sebagian besar orang berpikir jika curhat lewat sosial adalah salah satu cara untuk menyelesaikan masalah. Tanpa disadari juga terlalu sering curhat di medsos pun juga tidak baik dan justru akan sering menimbulkan masalah baru.

Baca Juga:

Nah, beberapa isi curhat postingan yang sering diposting oleh pengguna media sosial dan bersifat halu atau sandiwara, antara lain:

1. Curhat Galau

Istilah populernya disebut galau. Kesan galau ditampilkan di facebook, twitter dan istragram melalui gaya berbicara dan bahasa kicuan. Bahasa dan gaya berbicara merupakan bagian dari personal front dalam pertunjukan drama.

Gaya bahasa yang bernada memelas atau sedih memberikan gambaran tentang kondisi yang sedang dialaminya saat itu.

Menampilkan bertujuan untuk memberi kesan bahwa dirinya sedang galau dan berharap orang lain memperhatikan.

Netizen pun merespon apa yang ditampilkan dengan mention,  upaya menampilkan kesan galau merupakan strategi manajemen kesan suplification yang bertujuan untuk mendapatkan pertolongan atau simpati dari orang lain

Para peneliti telah berhasil memainkan perannya dengan mempresentasikan diri sebagai orang yang sedang galau.

Baca Juga  20+ Contoh Cerpen Berkualitas Di Semua Tema (Lengkap)

2. Curhat Penyuka Kpop

Demam Kpop yang terjadi sejak tahun 2011 telah membentuk idola-idola baru masyarakat Indonesia khususnya remaja dan mahasiswa.

Ada yang menampilkan kesan sebagai penggemar Kpop melalui atribut-atribut yang digunakan seperti penggunaan bahasa korea, pakaian, serta dandaan dengan style Korea.

Front stage yang ditampilkan meliputi setting yang ada pada tampilan profil akun facebook maupun twitter dengan background animasi Running Man (acara rialty show Korea) dengan memberi keterangan di Bio Running-Man addict (fans berat running man).

Setting saja tidak cukup untuk menampilkan kesan sebagai penggemar Kpop, perlu didukung oleh personal front. Personal front terdiri dari Gaya (manner) dan Appereance (penampilan).

Gaya (manner) yang ditampilkan dengan penggunaan bahasa Korea dalam tweetnya untuk menunjukkan identitas diri sebagai seorang Kpopers.

Sedangkan penampilan dapat dilihat dari gaya berpakaian dan berdandan ala korea yang diunggahnya di twitter. Ada pula yang mempresentasikan dirinya sebagai penggemar Kpopers dengan menunjukkan minatnya pada musik Kpop dengan mengcover lagu lagu Kpop.

Personal front yang ditampilkan di facebook maupun twitter melalui aktivitas cover dance Korea yang diunggahnya, mem-follow artis Korea, dan bergabung dengan komunitas Kpopers di wilayahnya.

curhat di sosial media

3. Kesan Sebagai Orang Yang Bijak

Membangun kesan yang positif di media sosial dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Ada yang memposting kegiatan sosial seperti beramal atau charity ke dalam media sosial untuk membentuk kesan dermawan, suka menolong, ataupun baik hati.

Ada yang berkicau di facebook maupun twitter dengan menyadur ayat-ayat suci agar terkesan religius. Ada pula yang berkicau di dacebook twitter yang berisi page motivasi, tweet motivasi, semangat, harapan dalam hidup.

Kicauan informan tentang optimisme ditampilkan dalam timeline facebook dengan mem-posting dan membagikan tweet di twitter

Bernada semangat dan mem-follow akun  yang berisi pesan untuk bersemangat seperti akun motivator, influence, dan lain-lain.

Panggung depan dalam permainan peran yang dilakukan terlihat dalam kicauannya yang memberi kesan dan pesan kepada audiens untuk selalu optimis dalam hidup.

Baca Juga  Media Sosial: Perhatikan Etika Berselancar di Sosmed

Gaya (manner) informan dalam pengelolaan kesan bertujuan untuk mengajak audiens melakukan apa yang telah ditweetkan yaitu mengajak wanita untuk berpikir cerdas dan jangan menyerah.

4. Kesan sebagai orang yang mengerti fashion

Media sosial tidak hanya digunakan untuk saling berinteraksi dengan orang lain maupun curhat. Kini media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan bakat atau hobi tertentu.

Seseorang yang memiliki hobi menyanyi dapat memanfaatkan youtube sebagai media penyaluran bakat.

Hobi menulis dapat memanfaatkan blog untuk menuangkan ide ide tulisan, atau yang memiliki hobi menggambar dapat mengunggah hasil karyanya ke facebook, twitter, maupun instagram.

Melalui kicaunanya di beberapa akun tentang dunia fashion design, pengguna ingin menunjukkan bahwa dirinya memang memiliki kemampuan tersebut.

Pertunjukan peran yang dilakukan oleh informan adalah dengan membuat setting pada profil istagramnya, twitternya atau facebooknya yang memberikan informasi di bio dengan tulisan design, dreaming, live is art!!.

Informan berharap bahwa peran nya sebagai penyuka design dapat diterima oleh audiens. Salah satu cara yang dilakukan informan untuk meyakinkan kesan tersebut adalah dengan membuat personal front di timeline

 

 

Media Sosial Sebagai Panggung Sandiwara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Kenali Bentuk Dan Ciri Agresivitas Pada Anak

Agresivitas pada anak dapat diketahui pada pola dan terhadap suatu obyek tertentu, orang t…