Makna Cinta Dalam Psikologis Dan Bentuknya

Cinta dalam psikologis adalah suatu emosi manusia yang paling dalam dan paling diharapkan.

Manusia mungkin akan berbohong, menipu, mencuri dan bahkan membunuh atas nama cinta dan lebih baik mati daripada kehilangan cinta.

Cinta dapat meliputi setiap orang dan dari berbagai tingkatan usia.  Disamping mencintai pasangannya yaitu baik lelaki maupun wanita. Manusia dapat mencintai anak maupun orang tua, saudara, hewan kesayangan, negara atau Tuhan sama seperti mereka mencintai makanan kesukaan, pelangi dan olahraga favoritnya.

Cinta merupakan seperangkat keadaan emosional dan mental yang kompleks. Pada dasarnya tipe-tipe cinta yang dialami masing-masing individu berbeda-beda bentuknya dan berbeda-beda pula kualitasnya. Cinta dalam psikologis suatu sikap yang diarahkan seseorang terhadap orang lain yang dianggap istimewa, yang mempengaruhi cara berfikir, merasa dan bertingkah laku.

Apa Saja Komponen Dalam Cinta Dalam Psikologis

cinta dalam psikologis

a. Keintiman (Intimacy)

Komponen keintiman maksudnya adalah perasaan ingin selalu dekat, ingin selalu berhubungan, membentuk ikatan dengan orang yang dicintai. Ciri-cirinya antara lain adalah adanya perasaan kedekatan dengan seseorang, senang berbincang-bincang dengannya dalam waktu lama, merasa rindu bila lama tidak bertemu dan ada keinginan untuk saling bergandengan tangan atau merangkul bahu.

Yakin ingatanmu Asli ?

b. Gairah (Passion)

Komponen gairah adalah dorongan yang mengarahkan pada suatu emosi yang kuat dalam hubungan cinta tersebut. Dalam hubungan cinta romantis, ketertarikan fisik dan seksual mungkin adalah hal yang utama. Namun motif yang
lainnya seperti memberi dan menerima perhatian, kebutuhan akan harga diri atau kebutuhan untuk mendominasi mungkin turut terlibat.

Kebanyakan orang menganggap gairah adalah hal-hal yang berhubungan dengan seksual. Tetapi setiap keterbangkitan psikofisiologis dapat dikatakan sebagai pengalaman gairah. Misalnya, individu dengan kebutuhan kasih sayang yang tinggi mungkin akan mendapatkan pengalaman gairah dengan orang yang memberikan kasih sayang tersebut.

c. Komitmen (Commitment)

Komponen komitmen sendiri mempunyai dua aspek jangka pendek dan jangka panjang. Aspek jangka pendek adalah keputusan untuk mencintai seseorang. Sedangkan keputusan jangka panjang adalah untuk mempertahankan hubungan cinta tersebut.

Baca Juga  Apakah Anda Tau Arti Mindset Sebenarnya? Penjelasan Lengkap Mindset

Beberapa orang berkomitmen untuk mencintai orang lain tanpa pernah ada pengakuan atas cinta mereka. Seringkali yang terjadi adalah komitmen muncul secara temporer dan karena adanya pemikiran logis. Oleh sebab itu lembaga
perkawinan adalah sebagai representasilegalisasi adanya komitmen untuk memutuskan mencintai seseorang sepanjang hidupnya.

Bentuk-Bentuk Cinta Dalam Psikologis

bentuk cinta

1. Liking

Bentuk cinta dimana yang ada hanya unsur keintiman tanpa gairah dan komitmen. Ada pada hubungan persahabatan (bisa sesama jenis kelamin). Perasaan-perasaan yang muncul dikarakteristikkan dengan hubungan pertemanan.

Individu akan merasa dekat, saling terkait dan nyaman terhadap orang yang dijadikan subjek“liking” tanpa adanya gairah maupun komitmen membentuk hubungan jangka panjang. Secara emosional ada ikatan dengan orang tersebut, tetapi tidak ada gairah yang muncul atau keinginan untuk menghabiskan hidup bersama orang tersebut.

Ada kemungkinan bahwa hubungan pertemanan akan memunculkan gairah atau komitmen jangka panjang, tetapi kebanyakan hubungan pertemanan hanya sebatas memunculkan perasaan suka (liking).

2. Infatuated Love

Bentuk cinta dimana yang ada hanya elemen gairah tanpa komitmen dan keintiman. Ada pada cinta pada pandangan pertama (biasa disebut infatuasi), atau pada ketertarikan fisik yang biasanya mudah hilang. Biasanya ini muncul karena adanya pengalaman keterbangkitan gairah tanpa adanya keintiman atau komitmen

Infatuasi ini dapat muncul secara cepat dan menghilang dengan cepat pula. Infatuasi secara umum diperlihatkan dengan adanya keterbangkitan psikofisiologis dan tanda-tanda fisik seperti detak jantung yang meningkat, atau bahkan jantung yang beredar keras, peningkatan sekresi hormon dan adanya ereksi pada organ genital.

3. Empty love

Bentuk cinta dimana yang ada hanya elemen komitmen tanpa gairah dan Keintiman. Biasanya ditemukan pada pasangan yang telah menikah dalam waktu yang panjang (misalnya pada pasangan usia lanjut). Ini adalah bentuk cinta dimana hubungan tersebut telah menemukan kejenuhan.

Hubungan tersebut telah berjalan beberapa tahun namun masing-masing telah kehilangan keterlibatan emosional satu sama lain dan juga tidak ada lagi ketertarikan fisik di antara mereka. Di beberapa masyarakat, jenis cinta ini berada di akhir dari sebuah hubungan jangka panjang. Namun di masyarakat tertentu, jenis cinta ini justru merupakan awal dari sebuah hubungan jangka panjang.

Baca Juga  Philophobia: Mari Kenali Gangguan Cinta Yang Menarik

Individu memulainya dengan perkawinan dan artinya memulai hubungan dengan sebuah komitmen dan berharap hubungan tersebut akan diikuti dan dipenuhi dengan gairah dan keintiman dan dari situlah hubungan tersebut dimulai.

4. Romantic Love

Bentuk cinta dimana di dalamnya terdapat komponen keintiman dan gairah yang kuat tanpa adanya komitmen. Biasa terdapat pada orang-orang yang berpacaran. Pada bentuk cinta ini, pasangan tersebut tidak hanya saling tertarik secara fisik tetapi ada keterikatan emosional di antara keduanya.

5. Companionate Love

Hubungan jangka panjang yang tidak melibatkan unsur gairah, hanya ada komponen keintiman dan komitmen. Biasanya terdapat pada hubungan persahabatan. Jenis hubungan ini adalah hubungan yang jangka panjang, pertemanan yang memiliki komitmen, hubungan pernikahan yang ketertarikan fisik di antaranya sudah pudar.

6. Fatous Love

Bentuk cinta yang di dalamnya terdapat komponen gairah dan komitmen namun tanpa keintiman. Biasa terdapat hubungan suami istri yang sudah kehilangan keintimannya. Jenis cinta ini terjadi jika pasangan saling berkomitmen satu sama lainnya dengan dasar adanya gairah dia antara mereka tapa ada munculnya keintiman. Jika gairah yang muncul terjadi dengan cepat, dan tidak ada munculnya keintiman untuk selanjutnya, maka hubungan yang didasarkan pada bentuk cinta ini tidak akan bertahan lama.

7. Consummate Love

Bentuk cinta yang didalamnya terdapat semua komponen, baik keintiman, gairah maupun komitmen dalam proporsi yang seimbang. Bentuk cinta ini merupakan bentuk yang ideal oleh sebab itu orang berusaha untuk mendapatkannya.

8. Non Love

Merupakan bentuk hubungan dimana tidak satupun dari ketiga komponen cinta yang telah dikemukakan muncul. Ini terjadi pada banyak hubungan yang sederhana, dimana yang terjadi hanya interaksi biasa tanpa adanya cinta bahkan rasa suka.

Ciri Ciri Orang Jatuh Cinta Dalam Psikologis

jatuh cinta

Seperti yang dijelaskandi atas, jika cinta merupakan sesuatu hal yang subjektif sehingga antara satu orang dengan yang lainnya memiliki makna yang saling berbeda. Tetapi ada beberapa ciri dan tanda yang dapat menunjukkan perasaan cinta pada seseorang. (baca juga: Ciri-Ciri Bromance)

Baca Juga  Patah Hati Bukan Berarti Dunia Berhenti

1. Adanya Kekaguman dan Ketertarikan

Jatuh cinta umumnya didahului pada perasaaan yang tertarik dan mengagumi seseorang. Entah itu dari penampilan sifat, fisik, materi, ataupun kemampuan materi dan skill yang dimilikinya. Hal apa yang menjadikan seseorang tersebut tertarik pada setiap orang lainnya memang selalu berbeda beda. (baca juga: Gangguan Kepribadian Histrionik)

2. Teringat dan Terus Menerus Memikirkannya

Perasaan cinta di dalam hati dapat membuat bayangan dari orang yang dicintai akan selalu berada di dalam ingatan orang tersebut. Oleh sebab itu tidak heran heran jika kamu sedang jatuh cinta maka kamu akan selalu terbayang dengan orang yang kamu sukai. (baca juga: Menguak Sisi Psikologis Pelakor)

3. Berkorban Dengan Suka Rela

Perasaan cinta seringkali bisa menimbulkan perasaan untukselalu ingin berbuat appaun yang bisa membahagiakan serta menyenangkan orang yang memang dicintai. Sehingga tidak heran jika saat jatuh cinta akan muncul sikap untuk rela berkorban demi orang yang dicintainya tersebut.(baca juga: Selingkuh, Pria dan Wanita Mana Yang lebih Dominan?)

4. Ketertarikan Seksual Satu Sam lain

Umumnya hal ini muncul dalam hal selalu ingin bertemu dan juga berkeinginan untuk memiliki kontak fisik secara langsung dengan orang yang dicintai.

Apa Pendapatmu?

Check Also

Tanda-Tanda Hamil Yang di Alami Wanita Secara Psikologis

Tanda-tanda hamil yang ditunjukkan melalui perubahan fisik, umumnya para wanita akan langs…