Body Shaming, Bullying Verbal Dan Dampak Psikologisnya

Salah satu tindakan bullying verbal yang kerap kali tidak kalian sadari adalah perilaku body shaming. Istilah ini menggambarkan perilaku orang yang gemar sekali mengomentari bahkan menyindir temannya yang memiliki bentuk tubuh berbeda, baik terlalu kurus atau berbadan gendut.

Saat tengah asyik nongkrong bersama teman dan bercanda gurau seringkali tanpa disadari ada saja hal negatif yang bisa terjadi. Saling sindir yang tadinya bermaksud hanya sebagai hiburan, belum tentu bermakna sama bagi mereka yang menjadi bahan tertawaan. Tindakan bullying bukan hanya bicara soal perbuatan fisik saja, tetapi juga secara verbal atau kata-kata.

Sekilas kalian mungkin menganggap komentar tersebut hanyalah candaan biasa, tetapi kebiasaan ini ternyata bisa berdampak fatal bagi perkembangan psikologi seseorang

Tindakan yang umum terjadi pada kaum perempuan ini sepertinya sudah tidak dapat lagi dianggap remeh. Jika kebiasaan tersebut terulang kembali, artinya tidak menutup kemungkinanan kasus yang sama juga akan menimpa orang-orang di sekitar kalian. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui beragam fakta seputar body shaming, ini.

Lalu apa sih sebenarnya body shaming itu? Apa saja contoh perilaku yang termasuk body shaming dan harus dihindari? Dan apa dampak dari korban body shaming? Pada artikel ini kitaakan membahasnya secara lengkap dan jelas.

🤐 Bongkar Rahasia Pesulap - ▶️ Tutorial Trik Sulap Prediksi

Baca Juga:

A. Pengertian Body Shaming

Body shaming merupakan tindakan mempermalukan seseorang dengan membuat komentar mengejek atau mengkritik bentuk atau ukuran tubuh.

Dengan kata lain, pengertian body shaming yaitu perbuatan mencela orang lain atau diri sendiri karena penampilan fisiknya. Contoh umunya adalah mengejek orang lain karena dia gendut, kurus, pendek, kerempeng, mencela karena bentuk tubuhnya, mencibir fisik orang terhadap warna kulitnya, dan lain sebagainya.

B. Contoh Perilaku Body Shaming

Umumnya perbuatan atau perilaku yang termasuk body shamming antara lain sebagai berikut:

1. Ungkapan Prihatin Atas Bentuk Tubuh Seseorang

Seseorang yang sering mengungkapkan perkataan kepada orang lain seperti “kamu kalau punya badan jangan gendut gini, nant terkena diabetes, loh” atau seperti ini “ Gemukin badan donk, biar badan kamu lebih sehat dan seger dilihatnya”.

Ungkapan contoh diatas memang seperti sebuah bentuk kepedulian atau perhatian, namun ternyata itu masuk dalam kategori body shaming secara tidak langsung.

Baca Juga  5 Dampak Negatif Jika Terlalu Berprasangka Buruk

2. Kaget Saat Melihat Orang Gemuk Olahraga

Menunjukkan ekspresi kaget atau terkejut lebih parah memberi ucapan selamat pada saat kamu mengetahui orang yang kelebihan berat badan berolahraga, secara tidak sadar merupakan suatu perilaku body shaming atau lebih di kenal fat shaming.

Orang yang berat badannya berlebih masih bisa berolahraga dan melakukan banyak aktivitas secara intensif. Oleh karena itu sebaiknya jangan seeenaknya memberi selamat atau bertingkah kaget saat teman kalian yang berat badannya berlebih memutuskan untuk olahraga demi kesehatannya.

3. Memberi Saran Tentang Memakai Model Pakaian

Memberi saran pada teman tentang bagaimana dia harus berpakaian supaya terlihat nyaman atau langsing dalam beraktivitas adalah tindakan yang tidak membantu, tetapi itu justru suatu perbuatan body shaming yang bisa saja membuat teman kalian menjadi tersinggung. Hal pengecualian jika mereka sendiri yang meminta saran dalam berpakaian kepada kalian.

Dengan menyarankan jika mereka tidak bisa memakai baju tertentu dan harus berbusana dengan cara-cara tertentu sesuai ukuran tubuh mereka. Sah- sah saja kalian bersikap jujur dan membantu tapi janganlah kalian yang memutuskan apa yang boleh dan tidak untuk dia pakai.

4. Menghakimi Cara Diet Orang Lain

Biarkan saat orang lain ingin berpakaian, melakukan apapun atau makan, itu merupakan hak dan kebebasan mereka. Terlepas jika perbuatan itu baik atau tidak untuk mereka. Bagi kalian hal tersebut bukan tempatnya untuk memutuskan apakah orang yang kelebihan berat badan harus makan berlemak atau tidak.

Bagaimana orang bisa merasa bahagia dan percaya diri jika mereka terus-terusan ditekan untuk diet menurunkan berat badan?

5. Memuji Tidak Pada Tempatnya

Memberi pujian kepada orang lain seperti “Wah, kamu cantik yang sekarang. Turun berapa kilo berat badanmu, diet kemaren? atau “Kamu nggak gemuk kok, kamu cantik”

Secara sekilas, dua kalimat diatas memberikan kesan pujian. Namun ternyata komentar yang terlihat ‘positif’ itu malah dapat dianggap sebaliknya.

Jika kalian mengatakan “kamu nggak gemuk, kamu itu cantik, adalah sebuah isyarat bahwa jika bertubuk gemuk itu merupakan sesuatu yang tidak baik. Artinya jika seseorang tidak dapat bertubuh gemuk dan dianggap cantik. Padahal masalahnya tidak hanya selalu itu. Orang bisa terlihat cantik dan bertubuh gemuk di waktu yang bersamaan.

Baca Juga  TERNYATA Tubuh Akan Mengalami 5 Hal Ini Saat Patah Hati!! Bagaimana Cara Menyembuhkan??

6. Bersikap Skinny Shaming

Perbuatan body shaming ternyata tidak hanya terjadi terhadap orang gemuk saja, tetapi juga pada orang kurus. Harus diingat, jika berkomentar tentang tubuh orang dengan kalian “terlalu kurus”, “kurang gizi” atau “banyak makan agar sehat” adalah salah satu contoh perilaku body shaming.

7. Kamu Lumayan Cantik Untuk Ukuran…….

Berucap kepada oran lain seperti “Kamu lumayan cantik ya untuk ukuran orang yang gemuk/ Orang yang kulitnya hitam/ Orang Asia atau Orang Kurus”

Dari ungkapan tersebut merupakan sebuah petunjuk jika standar kamu terhadap istilah ‘cantik atau ganteng” sangat rendah. Cantik dan ganteng bukan saja dimiliki wanita yang bertubuh langsing, berkulit putih atau berambut hitam-lurus. Tetapi kecantikan atau ganteng dapat datang dalam segala bentuk, warna kulit serta ukuran tubuh. Contoh lainya seperti “Istrinya gendut sekali”, “Kok kamu kelihatan hitam ya”, “Wah, bibir kamu lebar sekali”

C. Dampak Body Shaming Bagi Tubuh

1. Bisa Menurunkan Rasa Percaya Diri

Setiap perempuan mempunyai bentuk tubuh yang beragam. Tetapi, terkadang bagi mereka yang merasa mempunyai tubuh sempurna justru malah menyudutkan temannya dan menyindirnya dengan sebuah ejekan. Keadaan ini dapat membuat rasa percaya dirinya semkain menurun dan membuat mereka enggan bertemu pada orang. Padahal, dukungan moral dari seluruh keluarga ataupun teman adalah kunci terbaik untuk dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang, agar mereka merasa setara dengan yang lain.

2. Berujung Pada Depresi

Penampilan fisik menjadi satu hal yang sangat sensitif bagi wanita. Mereka mudah tersinggung saat mulai membicarakan kekurangan fisik, baik dari bagian tubuh hingga wajahnya. Orang yang merasa tersindir terkadang memilih untuk diam dan tidak banyak bicara. Keadaan ini justru perlu kalian khawatirkan karena kemungkinan terjadinya depresi saat mereka sedang sendiri, menjadi lebih besar.

3. Menjalankan Diet Ekstrim

Bagi mereka pemilik tubuh gemuk dan mulai terganggu dengan kondisi ini, akan mulai menerapkan program penurunan berat badan yang ekstrim. Sayangnya, metode ini sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh. Apalagi jika berat badan turun secara signifikan dalam waktu cepat. Akibatnya, kemungkinan justru menjadi kian besar. Sebaliknya, bagi mereka yang bertubuh terlalu kurus bisa menjadi kalap makan dan membawanya pada obesitas. Hal ini yang menyebabkan edukasi dan pemahaman tentang pola hidup maupun diet seimbang sangat penting.

Baca Juga  Hippocrates : 4 Karakter Manusia (Melankolis, Koleris, Plegmatis & Sanguinis) Pengertian dan ciri-cirinya!

4. Salah Memaknai Sebuah Kecantikan

Banyak orang yang bertubuh gemuk ataupun terlalu kurus menjadi semakin tidak percaya diri saat mereka melihat sosok perempuan di dalam media sosial. Paras wajah yang tegas dan bentuk tubuh seperti jam pasir membuat mereka menjadi kian iri melihatnya. Padahal, saat ini banyak ajang pemilihan model bertubuh curvy yang tidak kalah populer.

Mulailah singkirkan semua perasaan malu ataupun minder yang membuat kalian kehilangan momen berharga dalam kehidupan ini. Kecantikan bukan sekadar berbicara tentang fisik semata, tetapi juga pikiran dan perbuatan Anda. Tanamkan persepsi positif bahwa setiap perempuan cantik dengan segala keunikan yang mereka punya, serta berhenti melakukan body shaming terhadap orang lain.

 

Sumber: Fenomena Body Shaming Terhadap Perempuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Regulasi Diri Dan Aspek Yang Mempengaruhi Manusia

Apa Itu Regulasi Diri? Regulasi diri berkaitan dengan bagaimana seseorang mengaktualisasik…