Menguji Adrenalin Ternyata Berbahaya Dan Meningkatkan Stress

 Sering Uji Adrenalin? Baca Nih!

Adrenalin atau yang juga dikenal sebagai epinefrin merupakan hormon stres yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Hormon adrenalin dapat membuat jantung berdetak lebih cepat, memperkuat kekuatan kontraksi jantung, dan membuka bronkiolus (kantong udara) yang ada di paru-paru.

Sensasi Adrenalin merupakan salah satu reaksi tubuh manusia saat merespons rasa takut, panik, atau merasa terancam. Selain tubuh kalian yang dapat mengeluarkan adrenalin dari kelenjar adrenal, tidak jarang juga adrenalin sengaja di masukkan ke dalam tubuh melalui beragam metode dengan beragam tujuan.

Hormon adrenalin sendiri juga berfungsi untuk memengaruhi, mengatur, dan menentukan kemampuan tubuh untuk mempertahankan tekanan darah yang sehat.Saat kelenjar adrenal rusak kemudian kadarnya berlebihan, maka dapat menyebabkan tekanan darah naik, timbul gejala sakit kepala, dan menurunnya berat badan.

download

 

Macam-macam metode ini misalnya dengan menyuntikkannya ke dalam pembuluh darah, ke dalam otot, ke lapisan bawah kulit, atau dengan menghirupnya. Tujuannya pun beragam, yaitu:

  • Mengatasi pendarahan yang dekat dengan permukaan kulit)
  • Mengatasi detak jantung terhenti
  • Meredakan reaksi alergi yang menyebar ke seluruh tubuh dan dapat menyebabkan kematian
  • Meringankan gejala batuk croup (batuk yang umumnya disebabkan oleh bakteridan berbunyi seperti mengonggong,
  • Sebagai pengobatan pilihan terakhir untuk asma.

Adapun efek samping yang mungkin muncul dan umumnya terjadi adalah tubuh berkeringat, bagian tubuh atau tangan gemetar, atau rasa gelisah.

Hormon adrenalin sendiri dihasilkan oleh kelenjar adrenal yang terletak di bagian atas ginjal, membantu menstabilkan tekanan darah yang sehat. Melakukan olahraga rutin disertai dengan penerapan pola makan yang benar, kelenjar adrenal akan menghasilkan hormon dalam jumlah yang normal, sehingga tubuh bisa bekerja dengan baik.

Kelenjar ini akan meningkatkan produksi hormon adrenalin Saat kalian dalam keadaan takut, cemas, atau tertekan. Hal ini menyebabkan otak dan jantung mendapatkan tambahan darah, dan akhirnya memompa darah lebih cepat.

Hubungan Adrenalin Dengan Peningkatan Stres

Pada saat kamu stres, adrenalin akan dikeluarkan dan meningkatkan detak jantung kamu, meningkatkan tekanan darah, dan meningkatkan energi di dalam tubuh.

Baca Juga  Yuk Kenali Stress Lebih Dalam dan Cara mengatasinya

Kortisol, sebagai hormon stress yang utama, juga akan dihasilkan tubuh dan meningkatkan glukosa atau gula darah di dalam aliran darah tubuh. Tidak hanya itu, kortisol juga akan meningkatkan penggunaan glukosa oleh otak kamu.

Kortisol ini akan menekan sistem pencernaan, sistem reproduksi, dan proses pertumbuhan. Sistem kekebalan tubuh dan bagian otak yang mengontrol suasana hati, rasa takut, serta motivasi di dalam diri kamu, juga akan terpengaruh.

Jika stres yang kamu alami tidak terjadi dalam jangka waktu yang panjang, kondisi di dalam tubuh kamu akan kembali normal. Tekanan darah akan menjadi normal kembali, detak jantung pun kembali normal seiring menurunnya tingkat hormon kortisol dan adrenalin.

Ketika kamu mengalami stres kronis (stres dalam jangka waktu lama), detak jantung kamu akan meningkat secara konsisten. Tekanan darah dan kadar hormon stres juga akan meningkat secara berkelanjutan.

Terus, Bagaimana Kalau Stres yang Dialami Berkepanjangan?

Kesehatan kamu bisa terancam. Karena itu artinya hormon stress di dalam tubuh akan mengganggu hampir semua proses tubuh kamu. Sehingga, kamu akan mengalami peningkatan berat badan, gangguan tidur, gangguan pencernaan, meningkatnya risiko penyakit jantung, depresi, merasa gelisah, serta penurunan konsentrasi dan daya ingat.

Setiap individu bereaksi berbeda terhadap tekanan dari lingkungannya. Hal ini karena reaksi terhadap stres dipengaruhi oleh faktor genetik dan pengalaman hidupnya. Setiap individu punya gen pengontrol stres yang memiliki ambang batas berbeda-beda, tapi gen inilah yang menentukan kewajaran reaksi tiap individu saat stres. Mereka yang memiliki trauma di masa lalu, umumnya lebih mudah menjadi stres terhadap tekanan yang ringan. Misalnya mereka yang pernah , dianiaya, ditelantarkan, menjadi korban kejahatan, petugas pemadaman kebakaran, korban kecelakaan, pasukan polisi atau militer.

Stres dapat dihindari dengan menjalani pertemanan yang sehat, melakukan olahraga teratur, menjaga pola makan sehat, perbanyak melakukan hal yang menyenangkan dan memiliki sifat humoris, serta rutin bermeditasi atau melakukan teknik relaksasi seperti membayangkan situasi yang nyaman dan indah. Selain itu, tidur yang cukup juga tidak kalah pentingnya. Bahkan jika diperlukan, pada kondisi tertentu lakukanlah konseling dengan sang ahli atau bicara dengan kerabat kamu mengenai masalah yang sedang kamu alami.

Baca Juga  Proyeksi: Mekanisme Pertahanan Diri Manusia Dengan Kambing Hitam

Untuk mencegah stress, selanjutnyakamu bisa coba latihan pernapasan. Ada banyak penelitian yang menunjukkan manfaat kesehatan dari latihan pernapasan sebagai cara menghilangkan stres yang tepat.

Oksigen yang masuk menggantikan karbon dioksida yang keluar saat kita bernapas dalam-dalam membawa segudang manfaat bagi sistem tubuh. Mengendalikan pernapasan bisa jadi juga akan memperlambat detak jantung dan menurunkan atau menstabilkan tekanan darah. Masalah telah dikaitkan dengan tingkat stres yang lebih rendah.

Baca Juga: Yuk Kenali Stress Lebih Dalam dan Cara mengatasinya

Depresi? Kenali Gejala, Jenis Dan Cara Mengatasinya

Pada kondisi tertentu, adrenalin memang sangat dibutuhkan oleh tubuh agar mencapai suatu kondisi yang stabil. Namun jika berlebihan, hormon yang muncul pada saat stres ini juga tidaklah bagus untuk kesehatan tubuh. Sebisa mungkin, untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan hormon kamu dengan menjalani hidup sehat serta miliki pengendalian terhadap diri yang baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Proyeksi: Mekanisme Pertahanan Diri Manusia Dengan Kambing Hitam

 Istilah kambing hitam sudah sangat umum di telinga, dan kalian juga sudah paham jika kamb…