9 CARA MENJADI GURU YANG BAIK DAN PROFESSIONAL

Dalam proses mencerdaskan suatu bangsa, peran guru sangatlah vital. Betapa tidak, di tangan para guru, masa depan generasi bangsa dipertaruhkan. Jika guru mampu mendidik dan mengajar dengan baik, maka harapan akan kemajuan peradaban masih ada.

Profesi guru merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan berdasar-kan prinsip-prinsip, yaitu memiliki :

  1. bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme.
  2. komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia.
  3. kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas.
  4. kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas.
  5. tanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan.
  6. penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerja.
  7. kesempatan untuk mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat.
  8. jaminan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dan
  9. organisasi profesi yang mempunyai kewenangan mengatur hal-hal yang berkaitan dengan tugas keprofesionalan guru.

Baca Juga: Kenali Tanda ADHD Pada Anak Sejak Dini

Bullying, (Pengertian, Peran, Penyebab dan Solusi)

10 Tips Agar Tidak Mudah Di”BODOHI” Oleh Sosial Media

Yakin ingatanmu Asli ?

Bagaimana tips menjadi guru yang baik? Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan seorang guru agar dapat mendidik dan mengajar lebih baik:

1. Berdoa sebelum segala sesuatu

Guru adalah orang tua kedua dalam kehidupan. Doa guru sering disejajarkan dengan doa orang tua pada anaknya. Guru yang baik akan senantiasa mendoakan keberhasilan dan kesalehan murid-muridnya.

Untuk itu, setiap guru seyogyanya meluangkan waktu untuk mendoakan kesuksesan siswanya.

2. Niat yang ikhlas dan tulus

Ketulusan seorang guru akan membekaskan makna yang mendalam pada diri muridmuridnya. Keikhlasan niat akan menjadi obor penerang di kala realitas yang ada terkadang membuat semangat guru menurun.

Guru harus memiliki niat bahwa mendidik dan mengajar itu semata-mata untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

3. Merencanakan pengajaran dengan baik

Gagal dalam merencanakan boleh jadi merencanakan kegagalan. Begitu juga dalam mendidik dan mengajar.

Guru yang sudah mempersiapkan rencana pengajaran akan jauh lebih mudah dalam mengevaluasi hasil belajar dibandingkan guru yang tanpa perencanaan alias asal masuk kelas.

Baca Juga  5 Alasan Kenapa Kamu Diwajibkan Konsultasi Psikologis

4. Mengenali identitas dan karakter siswa

Sebagian guru masih terfokus pada materi pembelajaran. Padahal yang jauh lebih penting adalah bagaimana mengenali identitas dan karakter siswa yang akan menjadi peserta didiknya.

Pengenalan identitas, karakter dan kebutuhan siswa akan menjadikan guru ibarat orang tua yang perhatian bagi siswa.

5. Membangun komunikasi positif dengan siswa

Pengajaran adalah penyampaian pesan dan pendidikan adalah penanaman nilai. Kedua hal ini sudah pasti membutuhkan komunikasi yang intensif dan positif antara guru dan muridnya.

Jika komunikasi ini terhambat, maka yang tersisa hanyalah pembelajaran yang rigid, mekanistik dan tidak humanis.

6. Menggunakan metode yang mudah dan menyenangkan

Metode terkadang lebih penting dibandingkan materi. Dengan materi yang sama, belum tentu semua guru bisa diterima cara pengajarannya oleh siswa.

Metode yang asyik, mudah dan menyenangkan akan lebih mendapatkan respon positif dari siswa dibanding cara pembelajaran yang jenuh, menyulitkan dan jauh dari menyenangkan.

7. Rutin mengevaluasi pembelajaran

Untuk dapat memperoleh gambaran hasil proses belajar mengajar, maka evaluasi mutlak diperlukan sebagai sarana introspeksi atas apa yang telah dilakukan.

Evaluasi ini penting dalam menentukan tindak lanjut atas proses yang telah dilaksanakan.

8. Memotivasi sekaligus menginspirasi

Motivasi memiliki andil besar dalam membakar semangat murid untuk terus belajar. Seorang guru yang baik adalah yang mampu memotivasi siswanya dan memberikan inspirasi agar para muridnya senantiasa menjaga tradisi belajarnya.

9. Memberikan keteladanan yang layak dicontoh

Guru sering diberi pengertian sebagai seorang yang layak “digugu”dan “ditiru”. Ini adalah hal paling utama. Ketika guru telah memberikan contoh yang baik, maka siswa akan lebih senang dalam mengamalkan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh gurunya.

Itulah hal yang perlu diperhatikan seorang guru agar menjadi pendidik dan pengajar yang dirindukan siswa.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

PUSH PARENTING: Demi Anak atau Ambisi Orang Tua?

Push parenting, faktanya sebagian orang tua yang menerapkan hal ini berasumsi bahwa anak-a…