10 Tips Menjaga Kesehatan Mental

                   Sumber: pixabay.com

Kesehatan mental merupakan terjemahan dari istilah mental hygiene. Mental berasal dari kata latin mens, mentis yang berarti jiwa, nyawa, sukma, roh, dan semangat, sedangkan hygiene berasal dari kata yunani hygiene yang berarti ilmu tentang kesehatan.

Kesehatan mental adalah gambaran terwujudnya keserasian yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian diri antara manusia dengan dirinya sendiri dan lingkungannya, berlandaskan keimanan dan ketaqwaan, serta bertujuan untuk mencapai hidup yang bermakna dan bahagia di dunia dan di akhirat.

Definisi ini memasukkan unsur agama yang sangat penting dan harus diupayakan penerapannya dalam kehidupan, sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip kesehatan mental dan pengembangan hubungan baik dengan sesama manusia.

Kesehatan mental menurut paham ilmu kedokteran adalah satu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain.

Oleh karena itu makna kesehatan mental mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi) dan memperhatikan semua segi-segi dalam penghidupan manusia dan dalam hubungannya dengan manusia lain.

Trik membaca masa depan

Kesehatan mental sendiri dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor dari dalam diri individu yang terdiri dari : kepribadian, kondisi fisik, perkembangan dan kematangan, kondisi psikologis, keberagamaan, sikap menghadapi problema hidup dan keseimbangan dalam berfikir.

Dan faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar diri individu yang terdiri dari : keadaan ekonomi, budaya dan kondisi lingkungan, baik lingkungan keluarga, masyarakat, maupun lingkungan pendidikan.

Dapat disimpulkan bahwa kesehatan mental adalah satu kondisi dimana perkembangan fisik, intelektual dan emosional seseorang berkembang sejalan dengan terwujudnya keserasian dan penyesuaian diri antara manusia dengan dirinya sendiri dan lingkungannya.

10 Tips Menjaga Kesehatan Mental

1. Visualisasi Diri

                    Sumber: seposif.com

Luangkan waktu 1o menit, dua kali dalam sehari untuk mengafirmasi atau meyakinkan kembali apa tujuan hidup Anda, mimpi-mimpi dan keinginan diri sendiri. Sebagian besar orang tak berhasil mencapai tujuannya karena terlalu malas, lelah, letih, merasa kurang berbakat. Padahal pada dasarnya, tujuan dalam hidup haruslah diingatkan terus atau divusialisasikan ulang untuk diri sendiri.

2. Pergi Keluar

Baca Juga  Retradasi Mental "Keterbelakangan Mental Menurut Pengertian Umum"

Walaupun hanya 10 menit dalam sehari, cobalah lungkan waktu untuk duduk atau berjalan di ruang terbuka. ada baiknya duduk dengan dikelilingi pepohonan dan udara segar. Hal ini secara langsung akan mengangkat sedikit banyak tingkat stress dalam pikiran dan mengisi kembali energi dalam tubuh.

3. Olahraga

                   Sumber: suara.com

Tubuh Anda adalah penggerak segala aktivitas Anda. Jika Anda tidak merawatnya maka bukan tidak mungkin akan menurun kondisinya, penyakit akan mudah menyerang. Akibatnya aktivitas terhambat dan akan memperngaruhi performa kerja Anda. Disarankan luangkan waktu untuk berolahraga, makan makanan yang sehat agar berkarya dalam kehidupan ini semakin prima.

4. Meditasi

Sumber: theconversation.com

Kesehatan mental yang dialami seseorang selalu datang dan dimulai dari diri sendiri. Segala hal negatif yang ada di sekitar dan lingkungankita jangan sampai merusak kesehatan mental secara perlahan. Luangkan waktu untuk meditasi. minimal 30 menit dalam sehari adalah waktu yang cukup ideal, terutama sebelum tidur. Jika meditasi di rasa terlalu banyak menyita waktu Anda, dua menit sehari juga cukup.

Baca Juga: Cara Meditasi Ini Bisa Merubah Hidup Anda 365% Lebih Baik.

Gangguan Psikomatis: Gejala, Penyebab dan Cara Pencegahan

5. Senyum

Meskipun terdengar aneh, tapi senyuman selalu dapat mengubah dunia menjadi lebih positif. Tak hanya baik untuk diri sendiri, namun juga orang lain. Pantas ada pepatah yang mengatakan senyummu adalah ibadahmu. yah.. Anda bisa merasakan manfaatnya menularkan aura positif kepada orang lain. Senyum yang tulus datang dari dalam hati dan jika masih terasa kaku, saya sarankan coba latihan di depan cermin.

6. Menyapa Orang

Memang sangat sepele, namun menyapa banyak orang dengan sapaan standar seperti ‘Selamat Pagi’ akan meningkatkan kepercayaan diri sekaligus meningkatkan aspek sosial. Keluarlah dari zona nyaman yang selalu berdiam diri dan menunggu disapa orang lain terlebih dahulu karena gengsi, dan cobalah untuk menyapa ramah orang lain. Jika respon orang lain negatif, itu urusan mereka yang berperilaku negatif. Tetaplah menjadi orang yang positif.

7. Jujur

Baca Juga  Apakah Anda Tau Arti Mindset Sebenarnya? Penjelasan Lengkap Mindset

Saat seseorang berbohong, perlahan ia merusak stabilitas emosi diri sendiri dan membentuk sebuah pola mental yang sakit. Menjadi seorang yang jujur selalu dimulai dari diri sendiri, seperti menentukan pilihan ataupun berinteraksi dengan orang terdekat.

8. Bersenang-senang

                  Sumber: kilatfintect.com

Carilah hobi positif yang bisa membuat Anda bahagia dan terus bahagia. Sesederhana memilih olahraga yang paling digemari, hobi yang membuat Anda melupakan segala kepenatan, hingga kebiasaan saat masih kanak-kanak yang tak lagi dilupakan seiring tumbuh dewasa. Jangan malu untuk tertawa lepas, melakukan kesalahan hingga bersikap kekanakan. Tak ada manusia yang sempurna dan semua orang hanya ingin hidup damai dan bahagia.

9. Menyanyi

Sumber: youtube.com

Bernyanyi ternyata memiliki banyak manfaat lho! Menurut penelitian bernyanyi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.  Sama halnya dengan tertawa, menyanyi juga merupakan anti-depresan alami.

Dengan menyanyi, otak secara alami akan melepaskan endorfin, yaitu hormon yang membuatmu bahagia. Tidak hanya itu, dengan bernyayi maka kamu akan melepaskan ketegangan otot yang tersimpan dan menurunkan tingkat hormon stres yang disebut kortisol dalam aliran darah.

10. Menari

Semua orang pasti tau bahwa menari merupakan cara yang menyenangkan untuk membakar kalori dan tetap sehat secara fisik. Ternyata gerakan fisik pada tarian juga dapat membantumu mengurangi stres, kecemasan dan depresi. Menari bersama-sama dengan orang lain juga membantumu merasa lebih terhubung dengan orang lain secara sosial.

Peneliti Swedia melakukan penelitian kepada 100 gadis remaja yang berjuang dengan masalah depresi dan kecemasan. Setengah dari para gadis menghadiri kelas tari mingguan, sementara setengah lainnya tidak.

Hasil menunjukkan gadis-gadis yang mengambil kelas tari memiliki kesehatan mental yang meningkat dan melaporkan dorongan dalam suasana hati mereka. Efek positif ini bertahan hingga delapan bulan setelah kelas tari berakhir. Interaksi sosial ini ditengarai sebagai hal yang dapat meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental. Kamu tertarik mencoba?

 

Semoga Bermanfaat:

 

 

Sumber: Kesehatan Mental dan Kedaruratan

Analisis Situasi Kesehatan Mental Pada Masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Bipolar Disorder, Gangguan Mental Yang Wajib Anda Tahu

1. Pengertian Bipolar Gangguan bipolar adalah jenis penyakit dalam keilmuan psikologi, dal…